Lampung Selatan, IDN Times - Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) menunjukkan tren positif pada 2026. Jumlah pendaftar tercatat meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap kampus tersebut.
Di tengah peningkatan jumlah peminat, pelaksanaan ujian SMMPTN-Barat di Itera, Rabu (17/6/2026) berlangsung lancar tanpa kendala. Kampus juga menerapkan pengawasan berlapis guna memastikan seluruh proses seleksi berjalan tertib dan menjunjung tinggi integritas akademik.
Peminat Itera Jalur SMMPTN-Barat 2026 Naik 65 Persen

1. Ujian diikuti 489 peserta dengan pengawasan ketat
Sebanyak 489 peserta mengikuti ujian SMMPTN-Barat di lokasi ujian Itera. Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang. Dalam pelaksanaannya, Itera menerapkan sistem pengawasan ketat dan berlapis.
Sebelum memasuki ruang ujian, peserta menjalani pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi logam dan hanya diperbolehkan membawa kartu identitas, kartu peserta ujian, serta ijazah. Selama ujian berlangsung, setiap ruang diawasi oleh dua orang pengawas dan satu orang teknisi.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, Itera melibatkan 48 pengawas yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan. Ujian dipusatkan di Gedung Laboratorium Teknik 1, Laboratorium Teknik 3, dan Laboratorium Teknik 5 (Laboratorium OZT).
Panitia juga menyediakan layanan helpdesk di lantai 1 Gedung Kuliah Umum 1 Itera serta pos kesehatan guna memastikan peserta memperoleh layanan yang optimal selama pelaksanaan ujian.
2. Jumlah pendaftar meningkat sekitar 65 persen
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Abdul Rajak, menyampaikan jumlah peminat Itera melalui jalur SMMPTN-Barat 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, jumlah pendaftar mencapai 1.869 orang atau meningkat sekitar 65 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 1.127 pendaftar.
“Tingginya minat masyarakat pada jalur SMMPTN-Barat menjadi indikator bahwa Itera semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik dan memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Rajak.
3. Farmasi jadi prodi terfavorit, SMT masih dibuka
Menurut Rajak, peningkatan jumlah peminat juga terlihat dari tingginya minat calon mahasiswa pada sejumlah program studi unggulan di Itera. Berdasarkan data pendaftaran SMMPTN-Barat 2026, lima program studi dengan jumlah peminat terbanyak adalah Farmasi dengan 246 peminat, disusul Teknik Pertambangan sebanyak 213 peminat, Teknik Sipil dan Teknik Geologi yang masing-masing diminati 122 pendaftar, serta Teknik Industri dengan 108 peminat.
Sementara itu, daya tampung Itera melalui jalur SMMPTN-Barat tahun 2026 mencapai 643 kursi yang tersebar pada berbagai program studi. Bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SMMPTN-Barat, Itera masih membuka kesempatan untuk bergabung melalui Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Itera pendaftarannya dibuka hingga 29 Juni 2026.
"SMT Itera terdiri atas beberapa jalur seleksi, yakni Jalur Prestasi Khusus (PK) bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, Jalur Nilai Rapor bagi peserta yang tidak lolos SNBP, serta Jalur Nilai UTBK bagi peserta yang tidak lolos SNBT," jelasnya.