Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Libur Nataru Berakhir, 647 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatra ke Jawa

IMG-20260105-WA0005.jpg
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni saat libur panjang Nataru 2025/2026. (DOK. ASDP Bakauheni).
Intinya sih...
  • Jarak waktu Nataru dan Ramadan memengaruhi pergerakan masyarakat
  • Penumpang hanya naik 1 persen dari tahun lalu
  • Bencana Sumatra turut pengaruhi pergerakan masyarakat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 647.898 orang penumpang dan 161.695 unit kendaraan tercatat menyeberang dari Pulau Sumatra kembali menuju Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan sejak 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti mengatakan, arus pergerakan masyarakat yang meninggalkan Sumatra untuk kembali ke Jawa selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kali ini berlangsung relatif stabil dan terkendali.

"Angka jumlah penumpang dan kendaraan itu mencerminkan dinamika arus balik akhir tahun yang berjalan konsisten, meski tidak menunjukkan lonjakan signifikan seperti periode-periode sebelumnya," ujarnya, Senin (5/1/2025).

1. Jarak waktu Nataru dan Ramadan pengaruhi pergerakan masyarakat

IMG_20260105_153035.jpg
Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. ASDP Bakauheni).

Bunga menyampaikan, pola pergerakan masyarakat selama tahun ini cenderung lebih moderat, dengan distribusi perjalanan relatif merata sepanjang periode Nataru. Pasalnya, karakteristik libur panjang kali ini memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kedekatan jarak waktu antara Nataru dan Ramadan mendatang turut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat untuk bepergian, sehingga jumlah pengguna jasa pada periode ini relatif tidak terlalu signifikan.

"Selain karena jarak libur yang berdekatan dengan Ramadan dan libur sekolah di bulan puasa, masyarakat juga mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem, sehingga sebagian memilih menunda perjalanan dan fokus pada mudik Lebaran,” katanya.

2. Penumpang hanya naik 1 persen

IMG-20260105-WA0002.jpg
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni saat libur panjang Nataru 2025/2026. (DOK. ASDP Bakauheni).

Secara kumulatif, Bunga menyampaikan, penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni pada periode H-10 hingga H+9 Nataru, tercatat naik 1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu dari 641.521 orang menjadi 647.898 orang.

Sementara itu, total kendaraan menyeberang meningkat 4,2 persen dari 155.148 unit menjadi 161.695 unit. "Kenaikan ini menunjukkan aktivitas mobilitas dan logistik tetap bergerak, meski dalam ritme yang lebih terukur," ucapnya.

3. Bencana Sumatra turut pengaruhi pergerakan masyarakat

Banjir Sumatra, Gajah Sumatra
Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatranus) dikerahkan untuk membersihkan puing kayu bencana Sumatra. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

GM ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba menambahkan, faktor eksternal lain turut memengaruhi pola perjalanan atau pergerakan masyarakat pada libur Nataru ini ialah, adanya peristiwa bencana di beberapa wilayah Sumatra.

"Ini juga menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sehingga pergerakan menjadi lebih selektif,” jelasnya.

Terkait kedekatan periode Nataru dengan Ramadan tahun ini, ASDP telah melakukan berbagai langkah penguatan kesiapan layanan, terkhusus layanan operasional bagi pelanggan. "Menjelang Lebaran, penguatan dilakukan melalui ramp check, memastikan kesiapan armada dan fasilitas pelabuhan, penambahan trip, serta optimalisasi pelabuhan alternatif,” tambahnya.

Selain itu, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa dari keberangkatan hingga tiba di tujuan. "Periode Nataru ini sekaligus menjadi bahan evaluasi penting, untuk meningkatkan kualitas layanan pada angkutan Lebaran 2026," imbuh dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Neraca Perdagangan Lampung November 2025 Surplus 386,70 Juta Dolar

07 Jan 2026, 10:46 WIBNews