Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Kawasan Bandar Lampung Dikepung Banjir

- Hujan deras lebih dari satu jam membuat sejumlah wilayah di Bandar Lampung seperti Rajabasa, Sukarame, Tanjung Senang, dan Kedaton terendam banjir pada Jumat sore.
- Genangan air mencapai selutut orang dewasa, mengganggu aktivitas warga serta kendaraan yang melintas, sementara drainase dinilai tidak mampu menampung debit air tinggi.
- Warga mendesak Pemkot segera memperbaiki sistem drainase agar banjir tak berulang, sementara BPBD menyebut hujan deras sudah diprediksi melalui peringatan dini BMKG.
Bandar Lampung, IDN Times- Hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir, Jumat (6/3/2026) sore. Genangan air dilaporkan terjadi di beberapa titik di Kecamatan Rajabasa, Sukarame, Tanjung Senang, dan Kedaton.
Berdasarkan pantauan IDN Times, air mulai naik setelah hujan deras turun dengan intensitas tinggi selama lebih dari satu jam. Hujan diketahui berlangsung sejak pukul 14.30 - 16.00 WIB.
Beberapa wilayah pada drainase tidak mampu menampung debit air hingga menyebabkan jalan lingkungan dan sejumlah titik permukiman warga tergenang.
1. Air hampir setinggi lutut orang dewasa

Salah satu warga Rajabasa, Andi (34) mengatakan, air mulai masuk ke jalan perumahan tak lama setelah hujan turun deras. Tak tanggung, genangan air di beberapa lokasi bahkan mencapai hampir selutut orang dewasa.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup membuat aktivitas warga terganggu, terutama para pengendara yang hendak melintas di jalan lingkungan setempat.
“Motor banyak yang putar balik karena takut mogok. Kami berharap ada perbaikan drainase, supaya kalau hujan deras tidak langsung banjir seperti ini,” ujarnya saat dimintai keterangan.
2. Kerap banjir saat hujan turun

Keluhan senada disampaikan warga di wilayah Korpri, Sukarame, Agus (40). ia menyebut tinggi genangan air di wilayahnya kerap terjadi setiap hujan deras mengguyur tempat tinggalnya.
“Kalau hujan lama sedikit saja pasti banjir. Airnya dari jalan besar masuk ke gang dan menggenangi rumah warga,” ungkapnya.
Selain menggenangi permukiman, banjir juga menutup sebagian akses jalan lingkungan sehingga warga harus berjalan menembus genangan air untuk beraktivitas. "Kalau wilayah pemukiman kami ini sudah gak heran lagi, hujan sedikit pasti banjir," sambungnya.
3. Desak Pemkot Bandar Lampung beri solusi

Hingga Jumat (6/3/2026) sore, sejumlah warga di beberapa lokasi masih menunggu air surut sembari berharap hujan tidak turun dengan intensitas tinggi.
Selain itu, warga berharap pemerintah setempat segera melakukan penanganan agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan deras melanda Kota Bandar Lampung. "Harus ada solusi, pemerintah kota harus buka mata," imbuh Agus.
4. BPBD: Bandar Lampung dijepit wilayah hujan deras

Menanggapi kondisi tersebut, Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat mengatakan, hujan deras terjadi di Bandar Lampung memang sudah diprediksi melalui peringatan dini dikeluarkan oleh BMKG.
“Iya benar, Bandar Lampung memang mengalami hujan dan BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mulai dari status waspada, siaga hingga awas,” katanya.
Kondisi cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di Kota Bandar Lampung, tetapi juga di wilayah sekitar seperti Kabupaten Lampung Selatan dan Pringsewu. Meski demikian, kondisi hujan saat ini mulai berangsur reda, meskipun di beberapa wilayah masih terjadi gerimis. “Hujannya sudah mulai reda, tapi di beberapa tempat masih ada yang gerimis,” imbuh dia.


















