Wali Kota Eva Klaim Banjir Balam Ada Faktor Kiriman Daerah Lain

- Banjir melanda beberapa wilayah Bandar Lampung usai hujan deras, dengan Wali Kota Eva Dwiana menyebut sebagian besar air merupakan kiriman dari Pesawaran dan Lampung Selatan.
- Pemkot menyiapkan bantuan berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp1 juta per kepala keluarga bagi sekitar 600 KK terdampak banjir untuk membantu proses pembersihan rumah.
- Warga Kelurahan Pematang Wangi menyebut ketinggian air tahun ini lebih rendah dibandingkan banjir tahun lalu yang sempat mencapai lebih dari satu meter.
Bandar Lampung, IDN Times – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jumat (6/3/2026).
Salah satu titik terdampak berada di Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana meninjau lokasi banjir pada Sabtu (7/3/2026) dini hari.
Ia mengatakan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah kota tidak sepenuhnya berasal dari dalam daerah.
Menurut Eva, sebagian besar air yang menyebabkan banjir diduga merupakan kiriman dari wilayah sekitar seperti Pesawaran dan Lampung Selatan.
“Banyak banjir yang terjadi di Bandar Lampung ini kiriman dari Pesawaran dan Lampung Selatan. Jadi memang harus ada solusi bersama,” kata Eva saat meninjau lokasi banjir.
1. Penyelesaian bersama

Bunda Eva sapaan akrabnya, mengaku sebelumnya telah mendatangi balai wilayah sungai yang berada di Bandar Lampung untuk membahas persoalan tersebut.
Menurutnya, penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah kota saja. Perlu ada pembahasan bersama dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten di sekitar Bandar Lampung agar persoalan banjir dapat ditangani secara menyeluruh.
“Harus duduk bersama dengan gubernur dan kabupaten kota untuk mencari solusi seperti apa ke depannya,” ujarnya.
2. Pemkot siapkan bantuan untuk warga terdampak

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyiapkan bantuan bagi warga terdampak. Bantuan tersebut berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp1 juta per kepala keluarga.
Eva mengatakan, bantuan itu diberikan untuk membantu warga membersihkan rumah setelah banjir surut.
“Sementara ini ada sekitar 600 kepala keluarga yang akan mendapatkan bantuan uang bersih-bersih 1 juta per KK,” jelasnya.
Selain bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga berencana melakukan pembenahan di sejumlah titik rawan banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Tanjung Senang dan Sukarame.
3. Warga sebut banjir lebih kecil dibanding tahun lalu

Salah satu warga setempat, Abah Wantar, sesepuh di Perumahan Arinsa, Kelurahan Pematang Wangi, mengatakan, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurutnya, banjir tahun ini masih lebih rendah dibandingkan dengan kejadian serupa pada tahun sebelumnya.
“Mulai dari jam tiga pagi air naik. Tapi kalau dibandingkan tahun lalu, banjir sekarang masih lebih kecil. Tahun lalu ketinggiannya bisa lebih dari satu meter,” ujarnya.


















