Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Libur Lebaran, Ratusan Petugas Basarnas Lampung Siaga di Lokasi Wisata
Apel Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran dilakukan oleh personel Basarnas Lampung. (Dok. Basarnas Lampung).
  • Basarnas Lampung menyiagakan 135 personel dari berbagai pos SAR untuk mendukung Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 13–30 Maret.
  • Beragam peralatan penyelamatan seperti rescue truck, kapal KN SAR Basudewa, dan RIB disiapkan guna mempercepat respons darurat di titik strategis selama libur Lebaran.
  • Sejumlah lokasi wisata pantai dan jalur penyeberangan di Lampung diprediksi ramai, sehingga posko siaga ditempatkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Maret hingga 30 Maret 2026

Basarnas Lampung melaksanakan Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran dengan menyiagakan ratusan personel di berbagai pos dan lokasi wisata di Lampung.

13 Maret 2026

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat serta menjelaskan kesiapan 135 personel dan peralatan untuk mendukung operasi siaga Lebaran.

Lebaran 2026/1447 Hijriah

Basarnas Lampung memperkirakan peningkatan mobilitas masyarakat di jalur mudik dan objek wisata pantai selama libur Lebaran, serta menempatkan posko siaga SAR di titik strategis.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Basarnas Lampung menyiagakan 135 personel dan berbagai peralatan dalam operasi Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2026 untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat selama arus mudik dan libur Lebaran.
  • Who?
    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, bersama personel Basarnas Lampung, Pos SAR Bakauheni, Tulang Bawang, Tanggamus, serta kru kapal KN SAR Basudewa.
  • Where?
    Kesiapsiagaan dilakukan di wilayah Lampung, termasuk Pelabuhan Bakauheni, jalur Tol Trans-Sumatra, serta sejumlah objek wisata pantai yang diprediksi ramai pengunjung.
  • When?
    Kegiatan siaga berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 selama periode mudik dan libur panjang Lebaran 1447 Hijriah.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kecelakaan transportasi atau insiden di lokasi wisata akibat meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.
  • How?
    Basarnas menyiapkan personel dan peralatan seperti rescue truck, rubber boat, RIB, RBB, serta dukungan sarana udara. Posko siaga ditempatkan di titik strategis untuk mempercepat respons darurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang mau jalan-jalan pas Lebaran di Lampung. Pak Deden dari Basarnas bilang ada banyak petugas yang siap bantu kalau ada bahaya. Ada 135 orang dan banyak mobil, kapal, sama alat penyelamat disiapin. Mereka jaga di tempat ramai kayak pantai dan jalan tol supaya semua orang bisa liburan dengan aman dan selamat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama menjalani perjalanan mudik maupun aktivitas wisata libur Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah mengatakan, telah menyiagakan ratusan personel dalam rangka Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

“Sebanyak 135 personel kami siagakan yang terdiri dari personel Kantor SAR Lampung, Pos SAR Bakauheni, Pos SAR Tulang Bawang, Pos SAR Tanggamus, serta kru kapal KN SAR Basudewa,” ujannya, Jumat (13/3/2026).

1. Tekankan faktor keselamatan saat berwisata

Apel Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran dilakukan oleh personel Basarnas Lampung. (Dok. Basarnas Lampung).

Deden melanjutkan, peningkatan kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kejadian darurat yang dapat terjadi selama periode mudik dan libur panjang Lebaran, mulai dari kecelakaan transportasi hingga insiden di lokasi wisata.

Oleh karenanya, ia menekankan masyarakat perlu selalu memperhatikan faktor-faktor keselamatan selama melakukan perjalanan maupun saat berwisata mendatang.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi yang membahayakan manusia melalui Call Center Basarnas 115 atau langsung ke Kantor SAR Lampung,” ucapnya.

2. Siagakan 135 personel dan berbagai peralatan

Apel Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran dilakukan oleh personel Basarnas Lampung. (Dok. Basarnas Lampung).

Selain personel, Basarnas Lampung juga menyiagakan berbagai peralatan utama pencarian dan pertolongan guna mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat. Itu meliputi rescue truck, rescue car, rescue compartment, rubber boat, hingga sarana laut seperti KN SAR Basudewa, tiga unit Rigid Inflatable Boat (RIB), serta satu unit Rescue Boat Basarnas (RBB).

Menurutnya, dukungan sarana udara juga disiapkan untuk mendukung kegiatan operasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan sudah dalam pelaksanaan siaga SAR.

"Basarnas Lampung akan memfokuskan pengamanan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur lebaran," kata dia.

3. Objek wisata pantai di Lampung diprediksi ramai

Apel Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran dilakukan oleh personel Basarnas Lampung. (Dok. Basarnas Lampung).

Deden menambahkan, beberapa lokasi antara lain kawasan penyeberangan Selat Sunda menghubungkan Pelabuhan Bakauheni dengan Merak, jalur Jalan Tol Trans-Sumatra, serta sejumlah objek wisata pantai di wilayah Lampung diprediksi ramai dikunjungi wisatawan.

Selain itu, menempatkan posko siaga SAR di beberapa lokasi wisata dan pusat mobilitas masyarakat, untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

"Basarnas berharap dengan kesiapsiagaan personel dan peralatan tersebut, pelaksanaan mudik dan libur Lebaran 2026 di wilayah Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat," imbuhnya.

Editorial Team