Kapolda Soal Video Penangkapan Penembak Bripka Arya: Masih Penyidikan

- Kapolda Lampung Helfi Assegaf menegaskan proses pengejaran pelaku penembakan Bripka Arya masih berlangsung dan publik diminta menunggu informasi resmi dari kepolisian.
- Helfi menyatakan video viral yang disebut memperlihatkan penangkapan pelaku belum dapat dipastikan kebenarannya karena penyidikan dan pencocokan data masih berjalan.
- Penyidik juga tengah mendalami keberadaan senjata api milik Bripka Arya yang diduga hilang, dengan hasil investigasi akan disampaikan melalui rilis resmi polisi.
Bandar Lampung, IDN Times - Kapolda Lampung Irje Helfi Assegaf akhirnya angkat bicara ihwal beredarnya video viral di media sosial. Video itu disebut-sebut memperlihatkan aksi penangkapan pelaku penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena.
Helfi mengatakan, proses pengejaran terhadap pelaku masih terus berlangsung. Ia meminta publik bersabar dan menunggu informasi resmi dari polisi.
“Sedang berlangsung pengejaran. Nanti kita press release resmi, kita ungkapkan semua,” ujarnya dimintai keterangan usai konferensi pers TPPO di Mapolda Lampung, Selasa (12/5/2026).
1. Polisi belum pastikan video viral

Menanggapi kabar pelaku telah ditangkap, Helfi menegaskan pihaknya masih melakukan proses penyidikan dan pendalaman informasi di lapangan.
Menurutnya, polisi belum bisa memastikan kebenaran video viral tersebut karena masih ada sejumlah informasi yang perlu dicocokkan lebih lanjut.
“Ini masih proses penyidikan ya, lagi proses penyidikan. Nanti setelah ada kepastian, kita akan baru konfirmasi ke sana, karena masih banyak yang harus kita klopkan informasinya,” ujarnya.
2. Enggan tanggapi pasti video beredar

Ditanya terkait video viral ramai disebut sebagai momen penangkapan pelaku, kapolda juga belum memberikan konfirmasi pasti. Namun juga tak membantah informasi beredar di tengah masyarakat tersebut.
“Belum. Nanti kita informasikan setelah selesai,” tegas Helfi.
3. Senjata api milik korban masih didalami

Selain soal video viral, Helfi juga menanggapi pertanyaan terkait keberadaan senjata api milik Bripka Anumerta Arya Supena diduga raib pascakejadian penembakan.
Menurutnya, penyidik masih mendalami informasi tersebut dan akan menyampaikannya dalam rilis resmi kepolisian. “Oh, masih kita dalami dulu. Nanti kita informasi press release resmi nanti,” imbuh Kapolda.
Diketahui, Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur setelah ditembak komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Bandar Lampung. Pascakejadian, Polda Lampung membentuk tim khusus (Timsus) diterjunkan untuk memburu krfus pelaku penembakan tersebut.


















