Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ibu Kandung Buang Jasad Bayi Baru Lahir di Saluran Air Ditangkap

Bandar Lampung
Ibu Kandung Buang Jasad Bayi Baru Lahir di Saluran Air Ditangkap
Jasad bayi baru lahir ditemukan di saluran air belakang Pasar Tugu, Jalan Hayam Wuruk, Bandar Lampung. (Dok. Polsek TKT).
  • Polisi menangkap ES (36) di Bandar Lampung terkait penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di saluran air belakang Pasar Tugu.
  • Penyelidikan awal menyebut ES diduga melahirkan di kamar mandi rumahnya, lalu bayi hasil hubungan di luar pernikahan dibuang ke aliran sungai.
  • ES menjalani pemeriksaan medis pascamelahirkan, sementara polisi mengumpulkan bukti, mendalami motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain; jasad bayi akan diautopsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Perempuan berinisial ES (36) ditangkap polisi terkait kasus penemuan jasad bayi laki-laki. Jasad bayi baru lahir tersebut ditemukan di saluran air belakang Pasar Tugu, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Romowijoyo, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

  1. 1. Ikhwal kasus terungkap

    ilustrasi investigasi (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi investigasi (pexels.com/cottonbro studio)

    Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Toni Apriadi mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan setelah polisi menerima laporan penemuan jasad bayi, Senin (24/8/2026). “Hasil penyelidikan yang dilakukan, kami mendapatkan informasi yang mengarah kepada pelaku,” kata Toni, Kamis(27/8/2026).

    Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kain bedong bayi dan satu baju milik pelaku yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Setelah diamankan, ES dibawa ke Mapolsek Tanjung Karang Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

  2. 2. Hasil hubungan di luar pernikahan

    ilustrasi hamil (pexels.com/Amina Filkins)
    ilustrasi hamil (pexels.com/Amina Filkins)

    ES diketahui sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Dari hasil pemeriksaan awal, perempuan tersebut diduga melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi rumahnya.

    Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan di luar pernikahan. Setelah melahirkan, bayi kemudian dibuang ke aliran sungai.

    Toni mengatakan, motif ES membuang bayi tersebut juga masih didalami. Polisi belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

    “Untuk motifnya masih kami dalami. Termasuk apakah ada keterlibatan pihak lain, masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan,” ujarnya.

  3. 3. Ibu bayi dibawa ke rumah sakit

    ilustrasi rumah sakit (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi rumah sakit (pexels.com/Pixabay)

    Polisi juga membawa ES ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis terkait kondisi tubuhnya setelah proses persalinan. Penanganan medis terhadap ES masih berlanjut.

    Pada Rabu malam, ES kembali dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani tindakan medis pascamelahirkan, termasuk kuret. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan medis terhadap kondisi ES setelah proses persalinan.

    Saat ini ES masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Tanjung Karang Timur. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

  4. 4. Jasad bayi rencana diautopsi

    Ilustrasi bayi memegang tangan ibu (pexels.com/Medine Dilek Kizmaz)
    Ilustrasi bayi memegang tangan ibu (pexels.com/Medine Dilek Kizmaz)

    Di sisi lain, polisi masih mendalami penyebab kematian bayi. Jasad korban rencananya menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

    Toni menjelaskan, autopsi menjadi bagian penting dalam penyidikan untuk memastikan kondisi dan penyebab kematian bayi tersebut. Termasuk mengetahui apakah bayi meninggal sebelum atau setelah dilahirkan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More