Dua Pelajar Temukan Jasad Bayi Tertutup Tumpukan Sampah di Sungai

- Dua pelajar SD menemukan jasad bayi di sungai kecil Tanjung Agung, Bandar Lampung, pada 24 Agustus 2026; tubuhnya miring dan sebagian tertutup sampah.
- Pemeriksaan awal menunjukkan korban bayi laki-laki cukup bulan, dengan ari-ari masih menempel dan jasad telah membusuk. Penyebab kematian serta identitas orang tua belum diketahui.
- Polisi mengolah TKP, memeriksa saksi, dan membawa jasad ke RSUD Abdul Moeloek untuk pemeriksaan medis-forensik guna mengungkap penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab.
Bandar Lampung, IDN Times - Satreskrim Polresta Bandar Lampung menyelidiki penemuan mayat bayi di sungai kecil Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur. Mayat itu ditemukan warga tetutup tumpukan sampah Senin (24/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Untuk penemuan mayat bayi, saat ini masih dilakukan penyelidikan. Jasad bayi pertama kali dilihat oleh dua pelajar SD yang baru pulang sekolah," jelasnya, Rabu (26/8/2028).
1. Awal mula penemuan bayi di sungai

Ilustrasi bayi memegang tangan ibu (pexels.com/Medine Dilek Kizmaz) Gigih mengungkapkan, kedua pelajar melihat objek menyerupai tubuh bayi di aliran sungai kecil yang berada di sekitar perbatasan Kelurahan Tanjung Agung dan Kelurahan Sawah Brebes. Setelah diperhatikan, kedua pelajar tersebut menyadari objek merupakan jasad bayi.
"Tubuh korban ditemukan dalam posisi miring dan sebagian tertutup tumpukan sampah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan kepolisian," ungkapnya.
Petugas Polsek Tanjung Karang Timur bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
2. Berjenis kelamin laki-laki

ilustrasi bayi (pixabay.com/bongbabyhousevn) Kasatreskrim menjelaskan, dari pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Korban diperkirakan telah cukup bulan untuk dilahirkan dan kondisi jasad sudah mengalami pembusukan.
Petugas juga menemukan ari-ari masih menempel pada tubuh korban. Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian maupun identitas orang tua bayi. Dugaan bahwa jasad tersebut sengaja dibuang juga masih didalami penyidik.
“Untuk penyebab kematian dan siapa yang membuang masih didalami,” ujar Gigih.
3. Jasad dibawa ke RS Abdul Moeloek untuk pemeriksaan medis dan forensik

RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Gigih mengatakan, setelah olah TKP selesai, jasad bayi dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan medis dan forensik. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab kematian serta mencari petunjuk mengenai identitas korban.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap bagaimana jasad bayi tersebut bisa berada di aliran sungai.
Kasus ini kini ditangani Polsek Tanjung Karang Timur bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Polisi masih bekerja untuk mengungkap identitas bayi dan pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan jasad tersebut.

















