Titik Api Baru Muncul di Lahan Way Kambas, Petugas Kembali Dikerahkan

- Titik api baru terdeteksi di grid 25N Resort Rantau Jaya, bagian tengah Taman Nasional Way Kambas, Rabu 26 Agustus 2026; personel telah dikerahkan untuk pemadaman.
- Balai TNWK belum mengetahui luas area terdampak maupun penyebab kebakaran. Selain penanganan darat, water bombing direncanakan untuk membantu mengendalikan api dari udara.
- Rangkaian kebakaran sejak 21 Agustus telah berdampak sekitar 802,4 hektare di sekitar TNWK. Mayoritas area berupa alang-alang atau savana kering yang mudah terbakar.
Lampung Timur, IDN Times - Titik api kembali muncul di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur. Kemunculan titik api terbaru terdeteksi di wilayah kerja Resort Rantau Jaya, Rabu (26/8/2026).
Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengonfimasi ihwal kabar tersebut. Titik api disebut berada di grid kerja 25N. Saat ini, personel disebut telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
“Ada titik api baru di wilayah kerja Resort Rantau Jaya, grid kerja 25N. Saat ini personel sudah menuju lokasi dan dilakukan upaya pemadaman,” ujarnya dikonfirmasi.
1. Luasan dan penyebab belum diketahui

Personel polisi ikut memadamkan api di kawasan hutan dan lahan TN Way Kambas. (Dok. Polda Lampung). Selain pemadaman oleh personel di lapangan, Balai TNWK juga merencanakan pengerahan water bombing untuk membantu mengendalikan api dari udara.
Zaidi menyebutkan, pihaknya saat ini belum dapat memastikan luasan kawasan yang terdampak akibat titik api baru tersebut. Menurutnya, penyebab kemunculan api juga masih dalam proses penelusuran.
“Untuk luasan belum diketahui. Penyebab juga belum diketahui,” ucapnya.
2. Titik api baru terletak di tengah kawasan

Karhutla di kawasan TN Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). (Dok. Balai TNWK). Titik api tersebut berada di bagian tengah kawasan TNWK. Karena itu, penamaan lokasi dilakukan berdasarkan grid kerja dan wilayah kerja resort, bukan berdasarkan wilayah administratif desa.
“Di tengah TNWK, jadi kami memberi nama sesuai grid kerja dan lokasi kerja resort,” jelas Zaidi.
3. Total luasan terdampak sebelumnya 802,4 hektare

Potret udara kebakaran hutan dan lahan di TN Way Kambas, Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa). Kemunculan titik api baru ini terjadi di tengah upaya tim gabungan menangani rangkaian kebakaran melanda kawasan sekitar TNWK sejak 21 Agustus 2026. Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan, kebakaran pada 21-22 Agustus berdampak terhadap sekitar 673 hektare kawasan di Desa Braja Harjosari.
Kemudian, terdapat sekitar 123 hektare kawasan terdampak di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur pada kejadian 23-24 Agustus. Sementara itu, kebakaran di wilayah Rantau Jaya tercatat berdampak sekitar 6,4 hektare pada 24 Agustus.
Berdasarkan data sementara, total luasan kawasan terdampak dari rangkaian kebakaran tersebut mencapai sekitar 802,4 hektare.
"Sebagian besar kawasan yang terdampak merupakan vegetasi alang-alang atau savana. Kondisi vegetasi yang kering membuat kawasan tersebut mudah terbakar dan berpotensi kembali memunculkan api," imbuh jenderal TNI bintang dua tersebut.

















