Lampung Selatan, IDN Times - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda kembali meningkat. Gunung berapi berada di perairan Kabupaten Lampung Selatan itu tercatat mengalami tujuh kali erupsi sejak dini hari hingga menjelang siang, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, letusan pertama terjadi pada pukul 00.11 WIB. Visual erupsi tidak teramati karena kondisi pengamatan, namun aktivitas tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dan durasi 40 detik.
Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 05.50 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 250 meter di atas puncak atau sekitar 407 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu, cokelat hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan barat laut.
