Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gunung Anak Krakatau 7 Kali Erupsi Sehari, Kolom Abu Capai 250 Meter
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (8/7/2026). (Dok. PVMGB).
  • Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan tercatat mengalami tujuh kali erupsi sejak dini hari hingga siang, dengan amplitudo kegempaan maksimum 50 milimeter.
  • Tinggi kolom abu bervariasi antara 100 hingga 250 meter di atas puncak, dengan arah sebaran dominan menuju barat laut.
  • Status aktivitas masih Level III (Siaga), masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda kembali meningkat. Gunung berapi berada di perairan Kabupaten Lampung Selatan itu tercatat mengalami tujuh kali erupsi sejak dini hari hingga menjelang siang, Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, letusan pertama terjadi pada pukul 00.11 WIB. Visual erupsi tidak teramati karena kondisi pengamatan, namun aktivitas tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dan durasi 40 detik.

Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 05.50 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 250 meter di atas puncak atau sekitar 407 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu, cokelat hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan barat laut.

1. Kolom abu tertinggi 250 meter di atas puncak

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (8/7/2026). (Dok. PVMGB).

Aktivitas vulkanik kembali berlanjut pada pukul 07.11 WIB. Kali ini, tinggi kolom abu kembali mencapai sekitar 250 meter di atas puncak dengan warna kelabu hingga hitam dan bergerak ke arah barat laut.

Selanjutnya, erupsi terjadi pada pukul 08.42 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 100 meter di atas puncak. Kemudian pada pukul 09.35 WIB, Gunung Anak Krakatau kembali memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 200 meter.

Tak berselang lama, erupsi keenam terjadi pada pukul 09.54 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 100 meter. Aktivitas erupsi ketujuh sekaligus penutup hingga siang hari tercatat pada pukul 11.47 WIB, dengan kolom abu mencapai sekitar 200 meter di atas puncak dan mengarah ke barat laut.

2. Sebaran dominan menuju barat laut

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (8/7/2026). (Dok. PVMGB).

Terkait kondisi tersebut, Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, mengatakan seluruh aktivitas erupsi tersebut terekam jelas melalui peralatan pemantauan.

Menurutnya, tinggi kolom abu bervariasi antara 100 hingga 250 meter di atas puncak dengan arah sebaran dominan menuju barat laut.

"Sepanjang hari ini hingga pukul 11.47 WIB, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami tujuh kali erupsi. Kolom abu teramati berkisar 100 sampai 250 meter di atas puncak, sedangkan aktivitas kegempaan terekam dengan amplitudo maksimum antara 24 hingga 50 milimeter," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

3. Imbauan tak dekati Gunung Anak Krakatau radius 5 Km

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (8/7/2026). (Dok. PVMGB).

Andi menambahkan, status aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, nelayan, maupun wisatawan diimbau tidak mendekati gunung dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif, karena potensi erupsi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Pengamatan terus dilakukan secara intensif. Masyarakat diharapkan mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan dan tidak beraktivitas di dalam radius lima kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau," imbuh Andi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article