Bandar Lampung, IDN Times - Berbagai sektor ikut merasakan dampak pandemik COVID-19. Tak terkecuali para pegiat usaha bisnis kos-kosan di Provinsi Lampung.
Para pebisnis properti itu terpaksa berinovasi demi bertahan di tengah masa pandemik COVID-19. Berikut IDN Times rangkum beberapa pendapat pemilik usaha kosan khususnya berlokasi di area kampus berinovasi di tengah pandemik demi "dapur" tetap mengepul.
Hal itulah yang dilakukan oleh Jhon Ramadan Silitonga, satu di antara pelaku usaha bisnis kos-kosan di daerah perkuliahan Institut Teknologi Sumatra (Itera), Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung.