Calon Jemaah Haji 2025 Lampung: Termuda 18, Tertua 107 Tahun

- 7.050 jemaah haji asal Provinsi Lampung berangkat melalui Embarkasi Jakarta Pondok Gede pada musim haji 2025/1446 Hijrah.
- Jumlah jemaah dalam 19 kloter, terbagi menjadi 18 kloter penuh dan satu kloter tersisa merupakan gabungan jemaah asal Banten, Jakarta, Lampung.
- Jemaah haji 2025 akan mendapatkan layanan transportasi, konsumsi, dan akomodasi selama di Arab Saudi menurut kebijakan pemerintah di luar negeri.
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 7.050 jemaah haji asal Provinsi Lampung bakal diberangkatkan melalui Embarkasi Jakarta Pondok Gede pada musim haji 2025/1446 Hijrah. Ribuan calon jemaah haji akan berangkat ke Tanah Suci, ada dua calon jemaah dengan usia termuda dan tertua.
Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, calon jemaah haji termuda se-Provinsi Lampung umur 18 tahun dan calon jemaah haji tertua tercatat usia 107 tahun.
"Jemaah haji tertua se-Provinsi Lampung umur 107 tahun atas nama Sutiah Sunyoto asal Kabupaten Lampung Selatan yang tergabung dalam Kloter JKG 19. Jemaah haji termuda se-Lampung umur 18 tahun atas nama Muhammad Bahauddin asal Lampung Utara tergabung dalam Kloter JKG 15," ujar Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto saat pelepasan kloter pertama, Jumat (2/5/2025).
1. Dibagi 19 kloter

Dari total 7.050 jemaah haji Lampung di tahun ini, Erwinto menjelaskan, mereka merupakan jemaah yang telah melakukan pelunasan sampai dengan batas akhir pada 25 April 2025. Rinciannya, jemaah reguler 6.179 orang, PHD 42 orang, dan KBIHU 16 orang. Kemudian jemaah cadangan melunasi 1.141 orang.
Para rombongan jemaah haji Lampung ini terbagi dalam 19 kloter, jumlah ini meliputi 18 kloter penuh dan satu kloter tersisa merupakan gabungan jemaah asal Banten, Jakarta, Lampung.
"Jumlah jemaah dalam satu kloter berisikan 393 jemaah, dengan keberangkatan pertama pada hari ini yakni, kloter 04 JKG dengan para jemaah asal Lampung Tengah," katanya.
2. Rinci fasilitas transportasi, konsumsi, dan akomodasi

Berdasarkan kebijakan pemerintah di luar negeri, Erwinto melanjutkan, jemaah haji 2025 akan mendapatkan layanan transportasi, konsumsi, dan akomodasi selama di Arab Saudi. Konsumsi meliputi 3 kali di Asrama Haji 2 kali snack boks, 1 kali di Bandara kedatangan, 27 kali di Madinah, 84 kali di Makkah, 15 kali Armuzna, dan 1 kali snack berat.
Sementara fasilitas transportasi meliputi antarkota, salawat, dan masyair. Lalu fasilitas akomodasi diterima jemaah haji ditempatkan di hotel setara bintang 3, jemaah Embarkasi JKG ditempatkan di wilayah Syisyah dan Raudhah.
"Khusus kepada para jamaah calon haji saya menitipkan pesan jaga kekompakan dan kerjasama yang baik antar sesama jamaah jaga kesehatan, terutama menjelang puncak haji wukuf di arafah, muzdalifah dan mina; utamakan ibadah wajib dari pada ibadah sunah; patuhi aturan-aturan, baik yang diatur oleh pemerintah kita ataupun pemerintah arab saudi dan jaga nama baik negara," pesan dia.
3. Apresiasi dukungan pemerintah daerah

Selaku Kepala staf urusan Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Antara 2025, Erwinto menambahkan, pihaknya mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji di tahun ini.
Termasuk kepada gubernur Lampung telah memberikan tali asih berupa uang sebesar Rp1 juta diberikan khusus kepada para jemaah haji Provinsi Lampung.
"Terimakasih juga kami sampaikan kepada bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung yang telah menfasilitasi dan memberikan dukungan keberangkatan jamaah dari daerah menuju ke asrama haji embarkasi antara dengan tertib dan
lancar," imbuh Kakanwil.