Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BPS Catat 16.624 Perceraian di Lampung, Ini 5 Daerah Teratas

BPS Catat 16.624 Perceraian di Lampung, Ini 5 Daerah Teratas
ilustrasi perceraian (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • BPS Lampung mencatat 16.624 kasus perceraian sepanjang 2025, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 52.420 pernikahan di seluruh provinsi.
  • Perselisihan dan pertengkaran terus menerus menjadi penyebab utama perceraian di hampir semua wilayah Lampung, disusul faktor ekonomi serta pasangan yang meninggalkan rumah tangga.
  • Lima daerah dengan angka perceraian tertinggi adalah Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Tanggamus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Kasus perceraian di Provinsi Lampung mengalami peningkatan cukup signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, dari total 52.420 pernikahan yang tercatat, terdapat 16.624 kasus perceraian yang terjadi di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, tercatat sebanyak 50.230 pernikahan dengan 14.471 kasus perceraian. Data ini menunjukkan dinamika kehidupan rumah tangga masyarakat yang semakin kompleks, dengan berbagai faktor yang memengaruhi terjadinya perceraian.

Beberapa penyebab yang tercatat dalam data BPS di antaranya adalah perselisihan dan pertengkaran terus menerus, masalah ekonomi, hingga salah satu pihak meninggalkan pasangan. Dari berbagai faktor tersebut, perselisihan rumah tangga menjadi penyebab yang paling dominan di hampir seluruh wilayah Lampung.

Lalu, daerah mana saja yang memiliki angka perceraian tertinggi sepanjang 2025? Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat perceraian terbanyak di Provinsi Lampung berdasarkan data terbaru BPS Lampung.

1. Kabupaten Tanggamus

ilustrasi perceraian (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi perceraian (pexels.com/cottonbro studio)

Kabupaten Tanggamus memiliki jumlah penduduk sekitar 652 ribu jiwa dan menjadi salah satu wilayah dengan aktivitas pernikahan cukup tinggi di Lampung. Sepanjang tahun 2025 tercatat 3.987 pernikahan terjadi di Kabupaten Tanggamus.

Berdasarkan data BPS Lampung, tercatat total kasus perceraian mencapai 1.210 kasus. Perceraian di daerah ini terdiri dari 21 kasus karena meninggalkan salah satu pihak, satu kasus poligami, serta tiga kasus kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu terdapat empat kasus murtad dan lima kasus yang dipicu oleh masalah ekonomi.

Faktor yang paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran terus menerus yang mencapai 1.176 kasus. Dengan jumlah tersebut, Kabupaten Tanggamus berada di peringkat kelima sebagai daerah dengan perceraian terbanyak di Provinsi Lampung sepanjang 2025.

2. Kota Bandar Lampung

ilustrasi perceraian (vecteezy.com/bestyy38105321)
ilustrasi perceraian (vecteezy.com/bestyy38105321)

Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung memiliki jumlah penduduk lebih dari 1,16 juta jiwa. Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan, kota ini juga memiliki jumlah pernikahan yang cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025 tercatat 5.107 pernikahan terjadi di Kota Bandar Lampung. Sementara itu jumlah perceraian mencapai 1.809 kasus.

Data BPS menunjukkan perceraian di kota ini terdiri dari dua kasus zina, satu kasus mabuk, serta delapan kasus judi. Selain itu terdapat 42 kasus karena meninggalkan salah satu pihak dan lima kasus karena dihukum penjara. Kasus kekerasan dalam rumah tangga tercatat sebanyak 13 kasus.

Perceraian juga dipicu oleh dua kasus murtad dan 130 kasus yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Namun faktor yang paling dominan tetap berasal dari perselisihan dan pertengkaran terus menerus yang mencapai 1.606 kasus. Dengan angka tersebut, Kota Bandar Lampung menempati peringkat keempat sebagai daerah dengan perceraian terbanyak di Lampung pada 2025.

3. Kabupaten Lampung Selatan

Ilustrasi perceraian (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi perceraian (IDN Times/Mardya Shakti)

Kabupaten Lampung Selatan memiliki luas wilayah sekitar 2.007 kilometer persegi dengan jumlah penduduk lebih dari 1,05 juta jiwa. Wilayah ini juga menjadi salah satu daerah dengan jumlah pernikahan cukup tinggi di Provinsi Lampung. Sepanjang tahun 2025 tercatat 6.937 pernikahan terjadi di Kabupaten Lampung Selatan. Namun angka perceraian di daerah ini juga cukup besar.

Berdasarkan data BPS Lampung, terdapat 2.225 kasus perceraian di wilayah tersebut. Rinciannya meliputi satu kasus zina, 27 kasus mabuk, empat kasus madat, serta 70 kasus judi. Selain itu terdapat 249 kasus karena salah satu pihak meninggalkan pasangan, tujuh kasus karena dihukum penjara, serta sembilan kasus poligami.

Perceraian juga dipicu oleh 53 kasus kekerasan dalam rumah tangga, satu kasus cacat badan, dan empat kasus murtad. Sementara itu terdapat 617 kasus perceraian yang dipicu oleh masalah ekonomi. Faktor yang paling dominan tetap berasal dari perselisihan dan pertengkaran terus menerus mencapai 1.183 kasus. Dengan angka tersebut, Lampung Selatan berada di peringkat ketiga daerah dengan perceraian terbanyak di Lampung sepanjang 2025.

4. Kabupaten Lampung Tengah

ilustrasi perceraian (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
ilustrasi perceraian (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Kabupaten Lampung Tengah memiliki luas wilayah sekitar 4.545 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa. Daerah ini menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung. Sepanjang 2025, tercatat 7.717 pernikahan terjadi di Kabupaten Lampung Tengah. Meski demikian, angka perceraian di wilayah ini juga tergolong tinggi.

Data BPS menunjukkan terdapat 2.493 kasus perceraian di Lampung Tengah sepanjang tahun tersebut. Rinciannya meliputi satu kasus zina, sepuluh kasus mabuk, tiga kasus madat, 50 kasus judi, serta 65 kasus karena salah satu pihak meninggalkan pasangan. Selain itu terdapat tiga kasus karena dihukum penjara dan 18 kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Perceraian juga dipicu oleh satu kasus murtad serta 690 kasus yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Sementara itu, faktor yang paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran terus menerus yang mencapai 1.652 kasus. Dengan jumlah tersebut, Lampung Tengah menempati peringkat kedua sebagai daerah dengan perceraian terbanyak di Lampung pada 2025.

5. Kabupaten Lampung Timur

Ilustrasi perceraian. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi perceraian. (IDN Times/Sukma Shakti)

Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu wilayah terluas di Provinsi Lampung dengan luas sekitar 5.325 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 1,1 juta jiwa. Wilayah ini juga menjadi salah satu daerah dengan aktivitas pernikahan cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 6.743 pernikahan terjadi di Kabupaten Lampung Timur. Namun angka perceraian di daerah ini juga menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung.

Berdasarkan data BPS Lampung, ada total 2.670 kasus perceraian terjadi di wilayah tersebut. Rinciannya meliputi satu kasus judi, 25 kasus karena meninggalkan salah satu pihak, dua kasus poligami, tiga kasus kekerasan dalam rumah tangga, serta delapan kasus murtad. Selain itu terdapat 62 kasus perceraian dipicu masalah ekonomi.

Faktor paling dominan adalah perselisihan dan pertengkaran terus menerus mencapai 2.569 kasus. Dengan angka tersebut, Lampung Timur menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan kasus perceraian terbanyak di Provinsi Lampung sepanjang 2025.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Lampung

See More