Lampung Selatan, IDN Times - Upaya penanganan banjir di Kota Bandar Lampung dinilai memerlukan penguatan basis data serta keberanian birokrasi dalam mengambil kebijakan berbasis kajian akademis. Hal tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung yang digelar di Kampus IBI Darmajaya, Bandar Lampung.
FGD tersebut mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. Dua akademisi Itera turut menjadi pembicara kunci dalam kegiatan tersebut, yakni dosen Program Studi Teknik Geomatika sekaligus peneliti banjir, Arif Rohman yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, serta dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, IB Ilham Malik.
