Tangkap Pengedar Narkoba di Pesawaran, Polisi Nyaris Diamuk Massa

- Video viral menunjukkan polisi Satresnarkoba Pesawaran hampir diamuk massa di Way Lima saat operasi penangkapan pengedar narkoba yang sempat melarikan diri.
- Warga salah paham, mengira polisi sebagai pencuri motor atau debt collector setelah pelaku berteriak menuduh mereka maling.
- Kericuhan menyebabkan kendaraan polisi dirusak dan airsoft gun diamankan warga sebelum situasi berhasil dikendalikan serta kasus diselidiki Propam Polres.
Pesawaran, IDN Times - Rekaman video memperlihatkan sejumlah personel Satresnarkoba Polres Pesawaran diduga hampir menjadi sasaran amuk massa di wilayah Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran beredar di media sosial (Medsos).
Dalam potongan video amatir diterima IDN Times, tampak ketegangan melibatkan sejumlah warga mengepung, meneriaki, bahkan sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan beberapa pria diduga merupakan petugas polisi di lapangan.
Salah satu pria diduga merupakan anggota polisi sempat memperlihatkan sepucuk senjata api (Senpi) beserta borgol kabel ties, saat hendak diamankan oleh massa.
1. Warga kira ada pencurian motor

Dalam potongan video lainnya berdurasi 35 detik, warga pengendara melintas di jalur tersebut turut mengabadikan peristiwa tersebut dan mengira adanya aksi kriminalitas pencurian sepeda motor.
"Maling motor, cok! Yang mana sih malingnya?," ujar suara seorang wanita di dalam video tersebut sembari merekam momen menegangkan tersebut.
2. Dikira mata elang atau debt collector

Terkait beredarnya video viral tersebut, Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita membenarkan insiden itu melibatkan personel Satresnarkoba saat hendak menangkap seorang pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Way Lima.
Menurutnya, kericuhan terjadi setelah pelaku melarikan diri menggunakan mobil sambil meneriaki anggota polisi di lokasi sebagai maling.
“Nah, warga yang mendengar sekitarnya itu langsung berkumpul dan mengira mereka (anggota Satresnarkoba Polres Pesawaran) matel (mata elang),” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).
3. Sempat terjadi pengerusakan kendaraan polisi

Alvie melanjutkan, personel Satresnarkoba sejatinya sudah berupaya menjelaskan identitas mereka kepada warga di lokasi. Namun masyarakat disebut belum percaya sebelum Kanit Satresnarkoba datang ke tempat kejadian.
Meski situasi akhirnya mereda, ia menambahkan sempat terjadi pengerusakan kendaraan milik anggota polisi oleh warga. Selain itu, sebuah airsoft gun milik personel juga sempat diamankan massa.
"Ya, sekarang lagi proses pendalaman di Propam Polres, baik dari warga maupun anggota yang ada di lapangan,” imbuh kapolres.


















