Gangguan Interkoneksi Sumatra, Kelistrikan Lampung Pulih 100 Persen?

- Gangguan sistem interkoneksi Sumatra pada 22 Mei 2025 malam menyebabkan listrik padam di beberapa wilayah, termasuk Provinsi Lampung.
- PLN UID Lampung langsung melakukan pemulihan bertahap dengan mengerahkan personel siaga dan memperkuat koordinasi antarunit untuk menormalkan sistem kelistrikan.
- Pada 23 Mei pukul 07.10 WIB, PLN berhasil memulihkan pasokan listrik 100 persen di seluruh Lampung dan menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama proses pemulihan.
Bandar Lampung, IDN Times - Gangguan pada sistem interkoneksi Sumatra terjadi, Jumat (22/5/2025) malam. Provinsi Lampung salat satu wilayah terdampak kejadian tersebut memicu listrik padam.
Gangguan itu terindikasi dipicu cuaca yang menyebabkan terganggunya Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Muara Bungo - Sungai Rumbai 275 kilovolt (kV). Kondisi tersebut kemudian berdampak pada sistem transmisi 150 kV dan pembangkitan di sejumlah wilayah Sumatra, termasuk Lampung.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad mengatakan, sejak awal gangguan terjadi PLN langsung melakukan pemulihan secara bertahap. PLN mengerahkan personel siaga di berbagai unit serta memperkuat koordinasi antarunit guna mempercepat penormalan sistem kelistrikan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di Provinsi Lampung pascagangguan pada sistem interkoneksi Sumatra. Pada Sabtu (23/5) pukul 07.10 WIB, seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik.
“Alhamdulillah, kondisi kelistrikan di wilayah Lampung telah kembali normal 100 persen. Seluruh pelanggan terdampak kini sudah kembali menikmati pasokan listrik. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Rizky.
Ia mengatakan, memantau langsung proses pemulihan di Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Lampung. Itu guna memastikan seluruh tahapan penormalan berjalan optimal hingga seluruh pelanggan kembali menikmati listrik.
“PLN melakukan berbagai langkah teknis mulai dari pengaturan beban, manuver jaringan, hingga penormalan penyulang secara bertahap. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja serta kualitas layanan kepada pelanggan,” ujar Rizky.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan tersebut.


















