Masih Buron, Polisi Bakal Tindak Tegas Pelaku Penembakan PNS Metro

- Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku penembakan terhadap Dedi Christian Agung yang tewas akibat luka tembak di kepala, diduga dipicu persoalan utang piutang.
- Aparat masih mendalami keterangan saksi dan hasil autopsi untuk mengungkap kronologi lengkap, serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi.
- Polda Lampung meminta warga melapor bila mengetahui keberadaan pelaku yang kabur usai menembak korban di depan tempat cucian mobil di Metro Barat.
Metro, IDN Times - Kepolisian akan menindak tegas pelaku penembakan terhadap Dedi Christian Agung (40). Warga Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala, Sabtu (23/5/2026) malam dilakukan pelaku.
Peristiwa itu diduga dipicu persoalan utang piutang antara korban dan pelaku. Selain memburu pelaku, polisi juga mendalami kepemilikan senjata api yang digunakan dalam peristiwa tersebut.
“Penggunaan senjata api secara melawan hukum merupakan tindak pidana serius. Semua akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun.
1. Masih dalami keterangan saksi

Menurut Yuni, aparat kepolisian juga masih mendalami keterangan para saksi serta hasil autopsi guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa secara utuh.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Penyidik bekerja berdasarkan alat bukti dan fakta-fakta di lapangan,” ujarnya.
2. Minta warga lapor bila ketahui keberadaan pelaku

Yuni juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor kepada aparat kepolisian.
“Kami berharap dukungan masyarakat agar proses pengungkapan kasus ini berjalan cepat dan pelaku segera tertangkap,” kata Yuni.
3. Pelaku datangi korban tagih utang

Peristiwa penembakan itu terjadi di Jalan Khair Bras, Metro Barat, tepatnya di depan tempat cucian mobil. Saat kejadian, korban diketahui sedang duduk bersama sejumlah rekannya di lokasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku datang untuk menagih utang kepada korban. Namun cara pelaku berbicara memicu ketegangan hingga terjadi cekcok mulut di depan lokasi kejadian.
Keributan kemudian berlanjut hingga ke pinggir jalan. Dalam situasi tersebut, korban sempat memukul kepala pelaku sambil menantangnya untuk menembak.
4. Istri korban berupaya rebut senjata pelaku

Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan benda yang diduga senjata api dari tas kecil yang dibawanya dan menembakkan ke arah korban hingga mengenai pelipis kanan.
Korban langsung terjatuh di badan jalan. Istri korban yang berada di lokasi sempat mencoba merebut senjata dari tangan pelaku.
Namun pelaku mengancam akan menembak saksi dan melepaskan dua kali tembakan ke udara sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor.


















