Terungkap! Isi Surat Wasiat Mayat Wanita Dalam Kardus di Lamsel

- Seorang gadis tanpa identitas ditemukan meninggal di dalam kardus di tepi jalan Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan, bersama sepucuk surat wasiat dari keluarganya.
- Surat tersebut berisi permohonan agar jasad anak mereka yang meninggal karena penyakit diabetes dapat dimakamkan secara layak, karena keluarga tidak memiliki tempat tinggal.
- Warga dan aparat desa akhirnya memandikan, menyalatkan, serta memakamkan jenazah korban secara layak di TPU Desa Rangai Tri Tunggal dengan bantuan petugas kepolisian.
Lampung Selatan, IDN Times - Penemuan jenazah wanita tanpa identitas di tepi jalan Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan menyisakan kisah pilu. Selain ditemukan terbungkus kain di dalam kardus, di lokasi kejadian juga ditemukan sepucuk surat wasiat diduga ditulis pihak keluarga korban.
Isi surat tersebut sontak menyita perhatian warga hingga petugas, lantaran berisi permohonan agar jasad tersebut dirawat dan dimakamkan secara layak.
“Assalamualaikum, bagi yang menemui jasad anak saya meninggal dikarenakan penyakit diabet. Kami sebagai orangtua tidak bisa memakamkannya secara layak karena baru 3 hari di Kota Lampung dan kami terlontang-lantung tidak ada tempat tinggal (ditipu orang),” demikian bunyi surat tersebut.
1. Keluarga minta korban dimakamkan layak

Terkait kabar tersebut, Kapolsek Katibung Polres Lampung Selatan, Dita Hidayatullah mengamini adanya surat wasiat bertulis tangan pada selembar kertas yang ditemukan bersama jenazah korban.
“Ada suratnya, isi suratnya itu minta tolong dimakamin, dirawat, itulah isi suratnya. Iya, tolong dirawat, tolong dimakamin. Jenazah ini sakit,” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).
2. Korban diperkirakan berusia 11-13 tahun

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, Dita mengungkapkan, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 11 hingga 13 tahun. Namun hingga kini, identitas lengkap korban masih dilakukan penelusuran.
Pasalnya, jenazah pertama kali ditemukan warga di pinggir jalan samping Masjid Babusallam, Desa Rangai Tri Tunggal dalam kondisi sepi, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
"Hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi jasad saat ditemukan juga disebut sangat memprihatinkan," ucapnya.
3. Dimakamkan warga secara layak

Atas temuan tersebut, Dita menambahkan, warga bersama aparat desa langsung dibantu petugas tergerak membantu proses pemulasaraan jenazah korban. Jenazah kemudian dimandikan, disalatkan, hingga dimakamkan secara layak di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Rangai Tri Tunggal.
“Ya sudah, sudah kita makamin. Iya, kita makamin, kita salatin di situ,” imbuh Kapolsek.


















