Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Grebeg Suro Sidoharjo Naik Kelas, Siap jadi Event Tahunan Kabupaten

Grebeg Suro Sidoharjo Naik Kelas, Siap jadi Event Tahunan Kabupaten
Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan (instagram/disparbud_lampungselatan)
Intinya Sih
  • Grebeg Suro Sidoharjo tahun ketiga digelar meriah dengan kirab budaya, Reog Ponorogo, dan doa bersama sebagai ungkapan syukur menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
  • Bupati Radityo Egi Pratama menilai tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong dan pelestarian identitas budaya masyarakat yang sejalan dengan Program Desa Helau.
  • Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen menjadikan Grebeg Suro Sidoharjo sebagai event tahunan tingkat kabupaten untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah atau 1 Muharam. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, kegiatan ini tak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga mulai mendapat perhatian pemerintah daerah.

Perhatian tersebut terlihat dari kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Egi berkomitmen untuk mengangkat Grebeg Suro Sidoharjo menjadi agenda tahunan tingkat kabupaten mulai tahun depan.

1. Tahun ketiga Grebeg Suro diramaikan kirab budaya dan Reog Ponorogo

Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji
Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji Lampung Selatan (instagram/disparbud_lampungselatan)

Grebeg Suro tahun ini berlangsung dengan kirab budaya, pertunjukan Reog Ponorogo, serta doa bersama yang diikuti masyarakat. Tradisi tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru.

Di tengah kemeriahan acara, Egi juga menyampaikan apresiasinya kepada panitia menggunakan Bahasa Jawa yang disambut antusias warga. "Matur nuwun geh mas, apik acarane," ucap Egi.

Menurut Egi, Grebeg Suro bukan sekadar perayaan budaya, melainkan warisan yang mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, serta penghormatan terhadap akar budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Saya memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Sidoharjo. Acara ini menjunjung tinggi karakter budaya sehingga adat istiadat tetap terjaga dan terpelihara," kata Egi.

2. Jadi cara masyarakat menjaga identitas budaya

Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji
Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji Lampung Selatan (instagram/disparbud_lampung selatan)

Egi menilai, keberlangsungan tradisi tersebut menjadi bukti komitmen masyarakat menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun itu bisa berjalan beriringan serta jadi upaya menjaga identitas masyarakat.

"Kita harus terus menjaga akar budaya agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Egi mengatakan pelestarian budaya lokal juga sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui Program Desa Helau. Menurutnya, salah satu unsur utama dalam konsep Helau adalah lestari, yakni menjaga budaya, tradisi, dan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah masyarakat.

"Di dalam unsur Helau terdapat unsur lestari yang memiliki pesan yang sangat mendalam. Ini adalah langkah nyata masyarakat dalam menjaga budaya. Harapannya, masyarakat semakin memahami makna yang terkandung dalam tradisi ini," jelasnya.

3. Pemkab siap angkat Grebeg Suro jadi event tahunan kabupaten

Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah atau 1 Muharam
Tradisi Grebeg Suro di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah atau 1 Muharam (dok.humas/lamsel)

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Egi menyatakan Grebeg Suro Sidoharjo akan diangkat menjadi agenda tahunan tingkat kabupaten mulai tahun depan.

"Tahun depan kita angkat menjadi event tahunan kabupaten. Kita buat lebih besar lagi agar wisatawan bisa datang ke sini. Saya ingin Way Panji menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Kabupaten Lampung Selatan," tegas Egi.

Ia berharap pengembangan kegiatan budaya tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Egi juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat rasa syukur.

"Hari ini jadikan momentum untuk memahami rasa syukur dan memancarkan diri agar tahun depan kehidupan kita menjadi lebih baik lagi. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tentu akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya seperti ini," katanya.

Ketua Panitia Grebeg Suro, Khoirulloh Lukmansyah, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkenalkan identitas budaya Desa Sidoharjo kepada masyarakat yang lebih luas.

"Saya cuma ingin Desa Sidoharjo lebih dikenal dan kami punya budaya. Kalau kata orang Jawa, wong Jowo sing apik ora lali lan usule, orang Jawa yang baik tidak pernah lupa asal-usulnya," ujar Khoirulloh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest Travel Lampung

See More