Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga Diminta Waspada Penipuan Berkedok Disdukcapil Bandar Lampung

Warga Diminta Waspada Penipuan Berkedok Disdukcapil Bandar Lampung
Gedung satu atap Pemkot Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin).
Intinya Sih
  • Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat waspada terhadap penipuan melalui WhatsApp.
  • Para pelaku menggunakan modus verifikasi data atau aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mengakses link e-banking dan menguras isi rekening korban.
  • Disdukcapil menegaskan tidak pernah meminta data pribadi lewat WhatsApp, hanya memiliki satu nomor resmi, dan mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi terkait layanan kependudukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan instansi mereka.

Kepala Disdukcapil, Febriana, mengatakan kasus penipuan ini sudah ada korban, bukan hanya di Bandar Lampung, tapi juga di beberapa wilayah lain. "Tidak hanya ada di Bandar Lampung saja, para pelaku juga ada di beberapa wilayah di luar Bandar Lampung,” katanya.

1. Modus penipuan

ilustrasi penipuan donasi (dok. Kaspersky)
ilustrasi penipuan donasi (dok. Kaspersky)

Febriana menjelaskan, modus yang digunakan para pelaku adalah menghubungi warga lewat pesan WhatsApp, dengan alasan melakukan verifikasi data atau aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui tautan yang dikirimkan.

“Pelaku meminta warga mengakses link yang diduga terhubung ke e-banking, sehingga mereka bisa menguras isi rekening korban. Kerugian yang dialami korban pun beragam, mulai dari 5 juta hingga 10 juta per orang," ujarnya.

2. Disdukcapil tak pernah hubungi warga secara langsung

ilustrasi menghubungi Helpdesk CPNS (freepik.com/DC Studio)
ilustrasi menghubungi Helpdesk CPNS (freepik.com/DC Studio)

Febriana menegaskan, Disdukcapil tidak pernah menghubungi warga langsung melalui WhatsApp atau meminta data pribadi untuk aktivasi akun digital. Ia menyampaikan untuk keperluan resmi, Disdukcapil akan berkoordinasi dengan perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.

“Disdukcapil hanya memiliki satu nomor WhatsApp resmi yaitu 081271800740. Di luar nomor tersebut, jangan percaya kalau ada yang mengatasnamakan Disdukcapil Bandar Lampung,” jelasnya

3. Imbau warga jangan mudah percaya

ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri (pexels/shvets production)
ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri (pexels/shvets production)

Disdukcapil mengimbau kepada masyarakat Bandar Lampung agar selalu memeriksa kebenaran informasi terkait layanan kependudukan dan tidak sembarangan mengklik link atau memberikan data pribadi.

Febriana juga menyampaikan warga agar segera melapor jika ada informasi mencurigakan yang didapat. “Jika ada yang janggal, warga jangan ragu menghubungi Disdukcapil atau perangkat kecamatan setempat,” tuturnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Muhaimin Abdullah
Martin Tobing
Muhaimin Abdullah
EditorMuhaimin Abdullah

Latest News Lampung

See More