Optimalisasi Aset, Itera Bidik Investor Garap Kawasan Komersial Kampus

- Itera membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta lewat Investor Gathering untuk mengembangkan kawasan komersial kampus sebagai strategi optimalisasi aset dan penguatan tridharma perguruan tinggi.
- Pengembangan kawasan komersial dirancang transparan, akuntabel, serta berkonsep berkelanjutan agar tetap ramah lingkungan dan mendukung fungsi akademik kampus.
- Itera mengundang investor bergabung membangun kawasan komersial yang diharapkan mempercepat pengembangan kampus sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.
Lampung Selatan, IDN Times - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mulai membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta melalui kegiatan Investor Gathering peluncuran kawasan komersial kampus. Langkah ini disebut menjadi strategi kampus mengoptimalkan aset negara sekaligus memperkuat layanan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Tim Badan Layanan Umum (BLU) Itera, M Bobby Rahman mengatakan, pengembangan kawasan komersial di lingkungan kampus tidak semata-mata bertujuan menghasilkan pendapatan, tetapi juga menciptakan ekosistem mendukung aktivitas akademik.
"Pemanfaatan aset Itera bukan sekadar kerja sama bisnis. Setiap pengembangan yang dilakukan harus memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujarnya dalam kegiatan Investor Gathering di Kampus Itera, Selasa (14/7/2026).
1. Kampus ingin bangun ekosistem kolaborasi

Bobby menjelaskan, Itera memiliki potensi lahan yang luas dan strategis sehingga dapat dikembangkan bersama investor melalui skema kemitraan yang saling menguntungkan.
Menurutnya, kehadiran kawasan komersial nantinya diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dunia usaha dengan civitas akademika. Fasilitas dibangun juga dapat dimanfaatkan sebagai living laboratory bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan inovasi.
"Kolaborasi ini kami rancang agar tidak hanya menghadirkan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi ruang belajar, riset, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri," ucapnya.
2. Kedepankan transparansi dan keberlanjutan

Selain memperkuat fungsi akademik, Itera juga menekankan pentingnya tata kelola kerja sama yang transparan dan akuntabel. Bobby menyebut seluruh proses kemitraan akan mengedepankan prinsip good governance, sehingga memberikan kepastian bagi investor.
Selain itu, pembangunan kawasan komersial juga diarahkan mengusung konsep berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan kawasan kampus.
"Kami ingin menghadirkan kawasan yang modern, ramah lingkungan, dan tetap selaras dengan fungsi utama ITERA sebagai institusi pendidikan tinggi," jelasnya.
3. Ajak investor bersama membangun masa depan

Melalui forum tersebut, Itera mengundang pelaku usaha untuk menjajaki berbagai peluang investasi dan pemanfaatan aset kampus. Bobby mengharapkan, pertemuan ini menjadi awal lahirnya berbagai kerja sama strategis mampu mempercepat pengembangan kawasan kampus, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung.
"Kami percaya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha akan menghasilkan manfaat yang lebih besar. ITERA memiliki visi besar, dan kami mengajak para investor menjadi bagian dari perjalanan tersebut," imbuhnya.




















