Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

DLH Bandar Lampung Angkut hingga 800 Ton Sampah Sehari

DLH Bandar Lampung Angkut hingga 800 Ton Sampah Sehari
TPA Tamangapa, Antang, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan.
Intinya Sih
  • Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung angkut 700-800 ton sampah per hari dari TPS
  • Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyebabkan banjir saat hujan turun
  • DLH Bandar Lampung mengatur pengangkutan sampah di TPS agar tetap rutin dilakukan oleh petugas untuk mencegah bencana
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengangkut sekitar 700-800 ton sampah per hari dari berbagai titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Sekretaris DLH Bandar Lampung, Veni Devialesti, mengatakan sampah tersebut dibawa dan ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung untuk pengelolaan lebih lanjut.

“Sampah yang diangkut per hari bisa mencapai 700-800 ton. Bayangkan, kalau sampah sebanyak ini tidak kita tangani bersama-sama, dampaknya bisa menyebabkan banjir,” katanya, Rabu (30/10/2024).

1. Ajak masyarakat tidak buang sampah sembarangan

ilustrasi mengumpulkan sampah (pexels.com/ron-lach)
ilustrasi mengumpulkan sampah (pexels.com/ron-lach)

Veni menyampaikan, penanganan sampah yang maksimal membutuhkan peran serta masyarakat, terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai atau kali sangat berbahaya dan dapat menyebabkan banjir saat hujan turun.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Perilaku ini memperburuk masalah lingkungan kita,” tegasnya.

2. Pengangkutan rutin di TPS

TPA Tamangapa, Antang, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan.
TPA Tamangapa, Antang, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan.

Veni menjelaskan, DLH Bandar Lampung sudah mengatur pengangkutan sampah di TPS agar tetap rutin dilakukan oleh petugas. Untuk itu diimbau masyarakat lebih tertib dan disiplin membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, demi menjaga kebersihan dan mencegah bencana.

“Masalah sampah ini adalah tanggung jawab kita semua. Dengan kesadaran membuang sampah pada tempatnya, kita bisa mengurangi risiko banjir,” tuturnya.

3. Cegah banjir

Ilustrasi banjir. (IDN Times/Nathan Manaloe)
Ilustrasi banjir. (IDN Times/Nathan Manaloe)

Veni berharap, semakin tingginya kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan, permasalahan sampah di Bandar Lampung.

"Bisa dikendalikan dengan baik dan kota ini siap menghadapi musim hujan tanpa khawatir akan banjir," ucapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Muhaimin Abdullah
Martin Tobing
Muhaimin Abdullah
EditorMuhaimin Abdullah

Latest News Lampung

See More