DPRD Soroti SDN 1 Gedung Meneng Minim Siswa, Minta Disdik Evaluasi

- Komisi IV DPRD Bandar Lampung menyoroti penurunan jumlah siswa di SDN 1 Gedung Meneng dan meminta Disdikbud melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan serta manajemen sekolah.
- Disdikbud sempat mengusulkan penutupan sekolah karena minimnya murid, namun dibatalkan setelah penolakan warga; kini dikaji opsi pengalihan fungsi menjadi SMP sebagai solusi jangka panjang.
- SDN 1 Gedung Meneng hanya memiliki 45 siswa dari kelas I hingga VI, dengan penerimaan dua siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 dari kuota 23 orang.
Bandar Lampung, IDN Times – Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera mengevaluasi SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, yang mengalami penurunan drastis jumlah peserta didik.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya menerima dua siswa baru dan kini hanya memiliki total 45 siswa dari kelas I hingga VI.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan kondisi tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan minimnya penerimaan murid semata.
Menurutnya, pemerintah harus mencari akar persoalan agar sekolah negeri tidak terus kehilangan kepercayaan masyarakat.
"Kami sangat prihatin melihat fakta bahwa SD Negeri 1 Gedung Meneng hanya mendapatkan dua siswa pada tahun ajaran ini. Ini bukan sekadar persoalan penerimaan peserta didik, tetapi menjadi indikator bahwa ada sesuatu yang perlu dievaluasi secara serius," kata Asroni, Rabu (15/7/2026).
1. DPRD minta evaluasi kualitas sekolah

Asroni meminta Disdikbud melakukan pemetaan berbasis data untuk mengetahui penyebab rendahnya minat masyarakat terhadap sekolah tersebut.
"Evaluasi harus mencakup kualitas layanan pendidikan, sarana dan prasarana, manajemen sekolah, perubahan jumlah penduduk usia sekolah, hingga persaingan dengan sekolah lain," ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah meningkatkan mutu pembelajaran, kompetensi guru, revitalisasi fasilitas, serta memperkuat promosi sekolah agar kembali diminati masyarakat.
2. Disdik sempat usulkan sekolah ditutup

Plt Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M Nur Ramdhan, menggunakan, pihaknya sempat mengusulkan penutupan SDN 1 Gedung Meneng karena jumlah siswa yang terus menurun.
Namun, usulan itu dibatalkan setelah mendapat penolakan dari masyarakat yang menganggap sekolah tersebut memiliki nilai sejarah.
Menurut Ramdhan, minimnya peserta didik dipengaruhi banyaknya sekolah swasta di sekitar lokasi serta menurunnya jumlah anak usia sekolah dasar akibat perubahan demografi.
Sebagai solusi jangka panjang, Disdikbud kini mengkaji kemungkinan mengalihfungsikan SDN 1 Gedung Meneng menjadi SMP.
"Kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Gedung Meneng kita pastikan tetap berjalan normal dan seluruh hak peserta didik tetap dipenuhi," jelasnya.
3. Kini hanya memiliki 45 siswa

Berdasarkan data sekolah, SDN 1 Gedung Meneng saat ini memiliki total 45 siswa. Rinciannya, kelas I tiga siswa, kelas II enam siswa, kelas III lima siswa, kelas IV tujuh siswa, kelas V 14 siswa, dan kelas VI 10 siswa.
"Pada pelaksanaan SPMB 2026/2027, sekolah tersebut hanya menerima dua siswa baru dari kuota yang disediakan sebanyak 23 orang," kata Ramdhan.
Kondisi itu menjadikan SDN 1 Gedung Meneng sebagai salah satu sekolah dasar negeri dengan jumlah peserta didik paling sedikit di Kota Bandar Lampung.




















