SD Negeri hanya 2 Murid Baru di Bandar Lampung Bakal Jadi SMP?

- SDN 1 Gedung Meneng Bandar Lampung hanya menerima dua murid baru tahun ajaran 2026/2027, memicu wacana perubahan fungsi menjadi SMP oleh Dinas Pendidikan setempat.
- Pemerintah sempat mengusulkan penutupan sekolah, namun ditolak warga karena nilai historisnya dianggap penting bagi masyarakat sekitar sehingga sekolah tetap dipertahankan.
- Pemkot Bandar Lampung memastikan lebih dari 600 calon siswa yang belum tertampung kini telah dialokasikan ke sekolah negeri sesuai pendataan dan kapasitas yang tersedia.
Bandar Lampung, IDN Times – Sepinya peminat membuat satu sekolah dasar negeri (SDN) 1 Gedung Meneng Bandar Lampung yang hanya menerima dua siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 mulai dipertimbangkan mengubah fungsi sekolah tersebut menjadi sekolah menengah pertama (SMP) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan mengatakan, adanya wacana itu muncul setelah pemerintah menilai jumlah peserta didik terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
"Sekolah tersebut tetap dipertahankan karena memiliki nilai historis bagi masyarakat sekitar," katanya, Selasa (14/7/2026).
1. Sempat diwacanakan tutup, tetapi ditolak warga

Ramdhan mengatakan pemerintah sebelumnya pernah mengusulkan penutupan sekolah tersebut. Namun, rencana itu dibatalkan karena mendapat penolakan dari masyarakat.
Menurutnya, warga menilai sekolah tersebut merupakan bagian dari sejarah kawasan sehingga keberadaannya masih perlu dipertahankan.
"Tempo hari kita usulkan untuk ditutup sekolah itu. Tapi ternyata masyarakat di sekitar tidak menghendaki ditutup karena menurut mereka sekolah itu sejarahnya cukup panjang. Sampai detik ini kita pertahankan," ujarnya.
2. Hanya dapat dua siswa, kini dikaji menjadi SMP

Ramdhan menjelaskan, minimnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi banyaknya sekolah swasta di sekitar lokasi. Selain itu, jumlah anak usia sekolah dasar di kawasan tersebut juga semakin sedikit.
Kondisi itu membuat pemerintah mulai mencari solusi agar fasilitas pendidikan tetap dimanfaatkan secara optimal. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah mengubah sekolah tersebut menjadi SMP.
"Melihat hal ini, kita akan pertimbangkan untuk kita jadikan SMP nanti mungkin," jelasnya.
3. 600 lebih siswa akhirnya tertampung

Di sisi lain, Pemkot Bandar Lampung memastikan persoalan ratusan calon siswa yang sebelumnya belum memperoleh sekolah negeri kini telah diselesaikan.
Sebanyak lebih dari 600 calon peserta didik telah dialokasikan ke sekolah negeri yang masih memiliki kuota berdasarkan pendataan dari camat, lurah, dan Dinas Pendidikan.
"Seluruh proses penyaluran telah rampung seiring berakhirnya penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027," ucapnya.
Meski masih ada sebagian kecil orang tua yang belum sepenuhnya puas dengan sekolah tujuan, pemerintah menilai penempatan tersebut merupakan solusi terbaik sesuai kapasitas sekolah yang tersedia


















