- Pemberdayaan UMKM yang mencatat peningkatan omzet rata-rata hingga 32% melalui pemanfaatan layanan digital
- Dukungan terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital
- Pengembangan talenta digital melalui program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital
- Pemerataan akses digital hingga wilayah 3T melalui dukungan BTS USO
Kinerja 2025, Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp109,3 Triliun

- Telkomsel mencatat pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun pada 2025, dengan kontribusi layanan digital mencapai lebih dari 95 persen dari total pendapatan mobile.
- Jumlah pelanggan terkonsolidasi mencapai 156,1 juta dengan ARPU naik menjadi Rp45 ribu, serta penetrasi layanan konvergensi sekitar 59 persen dan pelanggan fixed broadband melampaui 10 juta.
- Telkomsel memperkuat ekosistem digital inklusif melalui pemberdayaan UMKM, penciptaan ratusan ribu lapangan kerja, pengembangan talenta digital, serta meraih berbagai penghargaan global atas inovasi dan kualitas jaringan.
Telkomsel merilis kinerja perusahaan kurun waktu 2025. Sepanjang periode tersebut, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan, kontribusi layanan digital bisnis yang telah mencapai lebih dari 95 persen dari pendapatan mobile serta pertumbuhan traffic data sebesar 15 persen secara tahunan menjadi indikator kuat relevansi layanan Telkomsel dalam menjawab kebutuhan digital masyarakat.
1. Punya 156,1 juta pelanggan

Nugroho menyampaikan, strategi quality-led juga tercermin dari basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan, dengan ARPU yang meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun. Itu mencerminkan produktivitas yang semakin baik.
Telkomsel juga terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan layanan konvergensi dengan penetrasi yang telah mencapai sekitar 59 persen. Serta penambahan pelanggan fixed broadband yang terus mendorong total basis melampaui 10 juta pelanggan.
2. Dampak sosial dan ekosistem digital inklusif

Pertumbuhan ekosistem digital diarahkan untuk menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Telkomsel tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.
Kontribusi ini terlihat dari:
3. Pengakuan global inovasi dan kualitas layanan

Sebagai pembuktian atas kualitas layanan dan inovasi berkelanjutan, Telkomsel juga meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional sepanjang 2025, antara lain:
- Pengakuan global dari Ookla Speedtest Awards™ atas kualitas jaringan
- Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan
- Penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience
- Berbagai penghargaan di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards
4. Penguatan jaringan dan akses digital nasional

Dukungan infrastruktur jaringan yang semakin kuat, dengan lebih dari 293 ribu BTS on-air, memastikan kualitas layanan yang semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan konektivitas digital masyarakat.
Penguatan jaringan broadband terus memperluas akses konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia, termasuk mendukung pemerataan akses di berbagai lapisan masyarakat.
“Karena itu, Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai,” jelas Nugroho.


















