Siapkan Strategi Mudik Lebaran, Ini yang dilakukan ASDP Bakauheni

- ASDP Bakauheni menyiapkan strategi pembagian beban kendaraan sesuai SKB untuk mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di kawasan pelabuhan utama.
- Tiga pelabuhan alternatif, yaitu BBJ, Wika Beton, dan SMA disiapkan khusus melayani kendaraan logistik serta truk besar agar arus lalu lintas tetap lancar saat puncak mudik.
- Volume penumpang diprediksi mencapai 1,3–1,5 juta orang dengan 319 ribu kendaraan menyeberang; ASDP menyiagakan 57 kapal dan mengoperasikan rata-rata 28 armada per hari.
Lampung Selatan, IDN Times - ASDP Cabang Bakauheni mematangkan persiapan menyambut arus mudik dan balik angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Salah satunya adalah penguraian kepadatan kendaraan di kawasan pelabuhan.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, strategi utama difokuskan pada pembagian beban kendaraan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB), guna mencegah penumpukan kendaraan di pelabuhan.
"Ya, jadi pembagian operasional pelabuhan dilakukan berdasarkan jenis kendaraan agar arus kendaraan lebih teratur saat puncak arus mudik dan balik Lebaran," ujarnya, Jumat (6/3/2026).
1. Siapkan tiga pelabuhan alternatif

Partogi menjelaskan, Bakauheni sebagai pelabuhan penyeberangan utama di bawah pengelolaan ASDP akan difokuskan untuk melayani penumpang pejalan kaki, sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan pikap.
Sementara pelabuhan alternatif angkutan Lebaran 2026 yakni, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Pelabuhan Wika Beton, dan Pelabuhan SMA dialokasikan khusus untuk kendaraan logistik dan truk besar.
“Pembagian ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di pelabuhan utama saat arus mudik Lebaran, sehingga arus lalu lintas bisa tetap terdistribusi dengan lancar," katanya.
2. Penumpang diprediksi tembus 1,3 - 1,5 juta orang

ASDP Cabang Bakauheni memprediksi volume penumpang pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan sekitar 2,11 persen, Jika dibandingkan periode tahun sebelumnya bakal mencapai 1,3 - 1,5 juta orang.
Sementara total kendaraan yang menyeberang diproyeksikan mencapai 319 ribu unit, atau meningkat sekitar 1,99 persen. "Angka pertumbuhan ini tercatat sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di kisaran 1,7 persen," ucap Partogi.
3. Operasional per hari siapkan 28 kapal

Angkutan yang disiapkan saat mudik Lebaran sebanyak 57 kapal, Partogi menambahkan rata-rata setiap hari akan mengoprasionalkan 28 armada secara bergantian, sedangkan kapal lainnya sebagai cadangan apabila terjadi lonjakan trafik.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat yang melakoni perjalanan mudik Lebaran tahun ini untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Termasuk mengecek kelayakan kendaraan seperti rem dan mesin sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Pastikan juga rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman dan selalu memantau informasi resmi, agar perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman,” imbuhnya.


















