Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BAZNAS Metro Luncurkan Z-Ifthar dan Z-Auto, UMKM Dapat Modal

BAZNAS Metro Luncurkan Z-Ifthar dan Z-Auto, UMKM Dapat Modal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto (Dok. Pemkot Metro)
Intinya Sih
  • BAZNAS Kota Metro meluncurkan dua program ekonomi, Z-Ifthar dan Z-Auto, untuk membantu UMKM kuliner Ramadan serta bengkel motor agar tetap bertahan dan berkembang.
  • Program Z-Ifthar memberikan modal Rp300 ribu kepada 30 pedagang takjil, sedangkan Z-Auto menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp20 juta per bengkel lengkap dengan peralatan dan pendampingan usaha.
  • Selain peluncuran program, BAZNAS mengingatkan kewajiban zakat fitrah dan fidyah selama Ramadan serta menegaskan pentingnya zakat sebagai penggerak solidaritas sosial dan ekonomi umat di Kota Metro.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Metro, IDN Times - Pemerintah Kota Metro mendukung peluncuran dua program pemberdayaan ekonomi yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro, yakni Z-Ifthar dan Z-Auto. Program tersebut menyasar pelaku usaha kecil hingga bengkel motor agar tetap bertahan dan berkembang, terutama selama Ramadan.

Peluncuran program ini digelar di Masjid Al Hakim, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Puluhan pelaku UMKM yang menjadi penerima manfaat tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua BAZNAS Kota Metro, Joko Suroso, mengatakan program Z-Ifthar menjadi salah satu upaya mendorong ekonomi masyarakat kecil yang memanfaatkan momen ramadan untuk berjualan makanan berbuka. Menurutnya, program ini memberikan dukungan modal kepada 30 pelaku UMKM yang menjual makanan takjil dan menu berbuka puasa.

“Setiap pelaku usaha mendapat bantuan modal 300 ribu. Penyalurannya sudah dimulai sejak 1 Ramadan 1447 Hijriah,” kata Joko, Kamis (5/3/2026).

1. Dukungan usaha senilai sekitar Rp20 juta per bengkel

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto (Dok.Pemkot Metro)

Selain pedagang makanan berbuka, BAZNAS Metro juga menyasar pelaku usaha bengkel motor melalui program Z-Auto. Program ini memberikan bantuan usaha yang jauh lebih besar dibandingkan Z-Ifthar. Joko menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada tiga pelaku usaha bengkel dalam bentuk peralatan dan dukungan usaha senilai sekitar Rp20 juta per bengkel.

“Bantuan ini bukan hanya alat bengkel, tapi juga kompresor, suku cadang, oli, hingga pendampingan usaha agar mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Ia menilai, bantuan produktif seperti ini lebih berdampak karena dapat membantu penerima manfaat memperoleh penghasilan secara berkelanjutan.

Joko berharap, bantuan tersebut bisa menjadi pemicu bagi para pedagang untuk mengembangkan usaha, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga setelah bulan puasa berakhir.

“Harapannya usaha mereka bisa terus berkembang, bahkan setelah Ramadan selesai,” ujarnya.

2. BAZNAS Metro ingatkan besaran zakat fitrah dan fidyah Ramadan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto (Dok.Pemkot Metro)

Di sisi lain, BAZNAS Metro juga mengingatkan masyarakat tentang kewajiban zakat selama ramadan. Joko mengatakan, mengusulkan besaran zakat fitrah di Kota Metro mengacu pada edaran Gubernur Lampung, yakni 1 sha’ atau sekitar 2,7 kilogram beras, atau senilai Rp40 ribu per jiwa.

Selain zakat fitrah, masyarakat yang tidak dapat berpuasa karena alasan syar’i seperti sakit atau hamil juga dapat membayar fidiyah melalui BAZNAS.

“Besaran fidiyahnya 20 ribu per hari sesuai jumlah puasa yang ditinggalkan,” kata dia.

Untuk zakat mal atau zakat penghasilan, BAZNAS RI menetapkan nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp91.681.728 per tahun atau sekitar Rp7.640.144 per bulan.

Joko berharap, pemerintah daerah dapat membantu memperkuat sosialisasi kewajiban zakat kepada masyarakat, termasuk melalui perangkat daerah di lingkungan Pemkot Metro.

3. Zakat dinilai jadi instrumen dorong solidaritas dan ekonomi umat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro Luncurkan Dua Program Pemberdayaan Ekonomi yakni Z-Ifthar dan Z-Auto (Dok.Pemkot Metro)

Asisten I Sekretariat Daerah Kota Metro, Helmy Zain, menilai program yang dijalankan BAZNAS bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Menurutnya, zakat dapat menjadi instrumen yang mendorong solidaritas sosial sekaligus membantu memperkuat ekonomi masyarakat kecil.

“Zakat bukan hanya kewajiban individual, tapi juga memiliki kekuatan sosial untuk membantu masyarakat dan menggerakkan ekonomi,” ujar Helmy.

Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan program tersebut dengan baik untuk mengembangkan usaha.

“Gunakan bantuan ini sebagai modal untuk meningkatkan usaha dan menjaga kepercayaan yang sudah diberikan,” katanya.

Helmy berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus diperkuat agar program pemberdayaan ekonomi seperti ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di Kota Metro.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More