Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Januari 2026 TPK Hotel Berbintang Lampung Anjlok 42,2 Persen

Januari 2026 TPK Hotel Berbintang Lampung Anjlok 42,2 Persen
Ilustrasi Hotel. (Pexels.com/Bruno Maceiras)
Intinya Sih
  • Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Lampung turun ke 42,23 persen pada Januari 2026, menandai penurunan musiman setelah lonjakan okupansi saat libur akhir tahun.
  • Jumlah tamu menginap mencapai 110.557 orang, turun sekitar 10 persen dari bulan sebelumnya, dengan dominasi tamu domestik dan peningkatan kecil di hotel bintang empat dan lima.
  • Rata-rata lama menginap tetap stabil di angka 1,27 hari, menunjukkan pola tinggal wisatawan yang konsisten meski jumlah pengunjung berkurang di awal tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Awal tahun 2026 menjadi periode cukup menantang bagi sektor perhotelan di Provinsi Lampung. Data terbaru dirilis Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung menunjukkan tingkat hunian kamar hotel berbintang di daerah ini Januari 2026 menurun.

Kondisi tersebut terjadi setelah tingginya aktivitas wisata dan perjalanan pada periode libur akhir tahun 2025. Penurunan terjadi lebih dipengaruhi oleh pola musiman setelah masa liburan panjang yang biasanya membuat okupansi hotel menurun di awal tahun.

Meski demikian, secara tahunan kinerja sektor perhotelan masih menunjukkan tren relatif stabil.

1. TPK hotel berbintang turun signifikan

Ilustrasi hotel (freepik.com)
Ilustrasi hotel (freepik.com)

Berdasarkan data BPS Lampung, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Lampung Januari 2026 tercatat sebesar 42,2 persen. Angka ini turun 12,21 poin dibandingkan Desember 2025 mencapai 54,44 persen.

Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan, penurunan tersebut menunjukkan berkurangnya aktivitas menginap di hotel berbintang setelah periode libur Natal dan Tahun Baru.

"Meski begitu, jika dibandingkan dengan Januari 2025 yang tercatat 40,97 persen, tingkat hunian kamar pada Januari 2026 masih mengalami kenaikan sebesar 1,26 poin," ujarnya.

Menurutnya, jika dilihat berdasarkan klasifikasi hotel, tingkat hunian hotel bintang 1 dan 2 pada Januari 2026 tercatat 33,05 persen, hotel bintang 3 sebesar 39,66 persen, dan hotel bintang 4 dan 5 mencapai 49,42 persen. Dari angka tersebut terlihat hotel dengan kategori bintang lebih tinggi masih memiliki tingkat hunian relatif lebih baik.

2. Jumlah tamu menginap ikut menurun

Ilustrasi hotel
Ilustrasi hotel (pixabay.com/mosiunterwegs)

Ahmadriswan menyampaikan, penurunan tingkat hunian kamar juga sejalan dengan berkurangnya jumlah tamu menginap di hotel berbintang di Lampung. Selama Januari 2026 tercatat 110.557 orang tamu menginap di hotel berbintang.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.053 tamu asing dan 109.504 tamu domestik. Dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 123.283 tamu, jumlah tamu pada Januari 2026 turun sebanyak 12.726 orang atau sekitar 10,32 persen.

"Bila dirinci menurut kelas hotel, jumlah tamu di hotel bintang 1 dan 2 tercatat 27.141 orang, hotel bintang 3 sebanyak 36.783 orang. Sementara hotel bintang 4 dan 5 mencapai 46.633 orang.

Menariknya, hotel bintang 4 dan 5 justru mengalami peningkatan jumlah tamu dibandingkan bulan sebelumnya, sementara hotel dengan klasifikasi lebih rendah mengalami penurunan.

3. Lama menginap tamu masih stabil

Ilustrasi hotel
Ilustrasi hotel (pexels.com/Asad Photo Maldives)

Di sisi lain, lanjut Ahmadriswan, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang di Lampung pada Januari 2026 tercatat 1,27 hari. Angka ini tidak mengalami perubahan dibandingkan Desember 2025 yang juga berada di angka yang sama.

"Jika dilihat berdasarkan asal wisatawan, tamu asing memiliki durasi menginap yang lebih lama dibandingkan tamu domestik. Rata-rata tamu mancanegara menginap selama 1,93 hari, sedangkan tamu domestik rata-rata menginap 1,27 hari," jelasnya.

Ia menambahkan, stabilnya rata-rata lama menginap ini menunjukkan meskipun jumlah tamu menurun, pola tinggal wisatawan di hotel berbintang masih relatif konsisten. Kondisi tersebut juga mencerminkan bahwa aktivitas pariwisata di Lampung tetap berjalan, meski tidak setinggi saat musim liburan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More