- Kota Bandar Lampung: 16 kejadian, 29 rumah rusak berat, dan 3 orang meninggal dunia
- Kabupaten Lampung Barat: 15 kejadian, 23 rumah rusak berat, dan 5 orang meninggal dunia
- Kabupaten Tanggamus: 5 kejadian, 3 rumah rusak berat, dan menyebabkan 0 orang meninggal dunia
- Kabupaten Tulang Bawang: 4 kejadian, 0 rumah rusak berat, dan 3 orang meninggal dunia
- Kabupaten Pesisir Barat: 2 kejadian, 10 rumah rusak berat, dan 9 orang meninggal dunia
- Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran: 1 kejadian, 1 rumah rusak berat dan 0 orang meninggal dunia
Selama 21 Tahun, Ini 7 Kabupaten dan Kota Rawan Longsor di Lampung

- Bandar Lampung mencatat 16 kejadian longsor, menyebabkan 29 rumah rusak berat, dan 3 orang meninggal dunia.
- Lampung Barat mengalami 15 kejadian longsor, dengan 23 rumah rusak berat, dan 5 orang meninggal dunia.
- Tanggamus tercatat mengalami 5 kejadian longsor, dengan hanya 3 rumah rusak berat, dan tidak ada korban meninggal dunia.
Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 44 kali kejadian tanah longsor dicatat oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung terjadi di Provinsi Lampung sejak 2003 sampai September 2024. Kota Bandar Lampung terbanyak mengalami 16 kejadian.
Puluhan peristiwa ini mengakibatkan 38 korban meninggal, 6 korban diberbagai wilayah hilang, dan 163 korban mengalami luka-luka.
"Dari 44 catatan kejadian tanah longsor ini, korban meninggal 23 orang dan luka-luka 104 orang terbanyak dialami warga Kabupaten Lampung Barat," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II, Rudi Harianto dikonfirmasi, Jumat (11/10/2024).
1. 48 rumah rusak

Dari jumlah korban, Rudi menyampaikan, rentang waktu kejadian tanah longsor ada sebanyak 15 orang atau korban mengungsi, dengan pengungsi terbanyak di Pesisir Barat 5 orang.
Sedangkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, dari total 48 rumah mengalami rusak, terbanyak di Kota Bandar Lampung 29 rumah. Kemudian ada 9 rumah rusak sedang dan 30 rumah rusak ringan.
"Untuk kerusakan fasilitas umum terjadi pada fasilitas umum, termasuk dua fasilitas pendidikan, dua fasilitas peribadatan, dan empat fasilitas umum lainnya. Ini mayoritas juga di Kota Bandar Lampung," terangnya.
2. Kepadatan penduduk hingga curah hujan picu longsor tertinggi di Bandar Lampung

Berdasarkan pencatatan kejadian tersebut, Rudi menambahkan, Kota Bandar Lampung menjadi wilayah dengan peristiwa longsor terbanyak mencapai 16 kejadian. Insiden ini menyebabkan 29 rumah rusak berat dan tiga korban meninggal dunia.
"Faktor kemungkinan berkontribusi pada tingginya jumlah longsor di Bandar Lampung dipicu topografi dan kepadatan penduduk, curah hujan tinggi, penggundulan hutan dan urbanisasi, hingga kurangnya tindakan pencegahan," kata Rudi.
3. Rangkuman 7 kabupaten/kota paling rawan longsor

Berikut IDN Times bagian catatan 7 kabupaten/kota di Provinsi Lampung paling rawan longsor periode 2003-2024.



















