Metro, IDN Times - SD Muhammadiyah Metro Pusat kembali menunjukkan kiprahnya dalam mencetak generasi berprestasi. Dalam satu tahun terakhir, sekolah tersebut berhasil menorehkan sekitar 800 prestasi juara dari berbagai bidang sekaligus meraih gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Metro.
Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam pelaksanaan SD Muhammadiyah Award 2026 di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Minggu (14/6/2026). Melalui ajang ini, sekolah tidak hanya memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, tetapi juga ingin menegaskan bahwa prestasi lahir dari proses pembentukan karakter, kreativitas, dan pengembangan bakat yang dimiliki setiap anak.
SD Muhammadiyah Metro Apresiasi 800 Prestasi Siswa dalam Setahun

1. Ada tujuh kategori nominasi SDM Award
Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ikhwan mengatakan, SD Muhammadiyah Award merupakan bentuk penghargaan kepada peserta didik yang telah menunjukkan prestasi, semangat belajar, dedikasi, kreativitas, serta karakter unggul dalam berbagai bidang kehidupan.
Menurutnya, budaya apresiasi terhadap prestasi siswa menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Pada tahun 2026 ini kami memberikan tujuh kategori nominasi SDM Award, yaitu bidang Olimpiade, Al Islam, seni, olahraga, kepanduan, teknologi, dan literasi,” ujarnya.
2. Prestasi tak hanya diukur dari nilai akademik
Melalui SD Muhammadiyah Award, Ikhwan mengatakan, sekolah ingin menanamkan pemahaman prestasi tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, melainkan dari proses pembentukan karakter dan pengembangan bakat. Ia menegaskan, setiap peserta didik memiliki potensi yang patut dihargai dan dikembangkan.
Lebih lanjut Ikhwan menyampaikan, pendidikan ideal tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik agar memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, serta kemampuan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki.
"Kami meyakini bahwa pendidikan tidak hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, memiliki kepedulian, serta mampu mengembangkan seluruh potensi yang diberikan Allah kepada siswa-siswi kami," tuturnya.
3. Prestasi tidak hanya berbentuk piala dan medali
Menurut Ikhwan, prestasi yang layak mendapatkan apresiasi tidak selalu diwujudkan dalam bentuk piala maupun medali. Kedisiplinan, keberanian tampil, semangat menghafal Alquran, kreativitas dalam berkarya, hingga sportivitas dalam olahraga juga merupakan bagian dari keberhasilan proses pendidikan.
"Prestasi tidak hanya berbentuk piala, medali, atau nilai rapor yang tinggi. Prestasi juga hadir dalam bentuk kedisiplinan yang konsisten, keberanian untuk tampil, semangat menghafal Alquran, kreativitas dalam berkarya, dan sportivitas dalam olahraga, karena setiap anak memiliki keahlian yang berbeda," imbuhnya.