Lampung Timur, IDN Times - Air limbah dari aktivitas laundry menjadi salah satu persoalan yang perlu dikelola di lingkungan pesantren. Di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) Assahil, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, para santri kini belajar mengolah air limbah tersebut dengan pendekatan yang meniru proses alami.
Pembelajaran tersebut dikenalkan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Dosen Program Studi Teknik Lingkungan dan Rekayasa Tata Kelola Air Itera bersama mahasiswa KKN Rekognisi 2026 mendampingi santri mempraktikkan teknologi constructed wetland untuk pengelolaan air limbah.
