Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 1 Oktober 2026, Gelombang Tinggi?

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 1 Oktober 2026, Gelombang Tinggi?
ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)
  • Perairan Barat Lampung menjadi wilayah paling perlu diwaspadai pada 1 Oktober 2026, dengan gelombang mencapai 2,5 meter siang hari dan hembusan angin maksimum 25 knot.
  • Selat Sunda Selatan diprakirakan mengalami gelombang 2–2,3 meter sepanjang hari, disertai angin hingga 24 knot serta potensi cuaca kabur, berawan tebal, dan hujan ringan sore hari.
  • Teluk Lampung dan Selat Sunda utara relatif lebih tenang, dengan gelombang masing-masing 0,7–1,4 meter dan 0,4–1,1 meter, meski hujan ringan serta udara kabur masih berpotensi terjadi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Kamis (1/10/2026) cukup beragam. Perairan Barat Lampung menjadi wilayah yang paling perlu diwaspadai karena gelombang mencapai 2,5 meter pada siang hari.

Sementara Selat Sunda Selatan berada di kisaran 2–2,3 meter. Sebaliknya, Teluk Lampung dan Selat Sunda bagian utara relatif lebih tenang dengan gelombang di bawah 1,5 meter.

Bagi nelayan kapal kecil, kapal wisata, dan masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, penting memperhatikan perubahan angin dan gelombang sebelum berangkat. Kondisi laut dapat berubah dalam beberapa jam.

Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.

  1. 1. Perairan Barat Lampung paling perlu diwaspadai

    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
    ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

    BMKG memprakirakan gelombang di Perairan Barat Lampung sekitar 2,3 meter pada pagi hari, meningkat menjadi 2,5 meter sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian turun menjadi 2,4 meter pada sore dan 2,2 meter malam hari.

    Angin bergerak dari selatan hingga tenggara sekitar 11–15 knot, dengan hembusan maksimum mencapai 25 knot pada pagi hari. Kondisi ini membuat kawasan tersebut menjadi bagian perairan Lampung yang paling perlu diperhatikan.

  2. 2. Selat Sunda Selatan Lampung

    Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)
    Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)

    Gelombang diprakirakan berada pada kisaran 2,0–2,3 meter sepanjang 1 Oktober. Kondisi tertinggi sekitar 2,3 meter pada siang hari.

    Angin dari tenggara hingga timur berkecepatan 10–14 knot, dengan hembusan mencapai sekitar 24 knot. Cuaca diprakirakan kabur hingga berawan tebal dan hujan ringan terutama sore hari.

  3. 3. Teluk Lampung relatif lebih tenang

    ilustrasi gelombang laut yang terdapat ciri-ciri rip current (pixabay.com/Pexels)
    ilustrasi gelombang laut yang terdapat ciri-ciri rip current (pixabay.com/Pexels)

    Berbeda dengan perairan barat, Teluk Lampung bagian selatan cenderung lebih tenang. Gelombang sekitar 0,9–1,4 meter, dengan puncak sekitar 1,4 meter pada siang hari.

    Sementara Teluk Lampung bagian utara lebih rendah lagi, dengan gelombang sekitar 0,7–1 meter.

  4. 4. Selat Sunda Utara paling tenang

    ilustrasi gelombang menuju pesisir pantai (pixabay.com/holgerheinze0)
    ilustrasi gelombang menuju pesisir pantai (pixabay.com/holgerheinze0)

    Untuk Selat Sunda bagian utara, BMKG memprakirakan gelombang hanya sekitar 0,4–1,1 meter pada 1 Oktober. Kondisi ini berada pada kategori tenang hingga rendah, meskipun hujan ringan dan udara kabur masih berpotensi terjadi.

  5. 5. Waktu yang perlu diperhatikan

    ilustrasi jam dinding
    ilustrasi jam dinding (pexels.com/Ocean Ng)

    Perairan Barat Lampung:

    • Pagi: gelombang sekitar 2,3–2,4 meter
    • Siang: mencapai 2,5 meter
    • Sore: sekitar 2,4 meter
    • Malam: turun sekitar 2,1–2,2 meter

    Selat Sunda Selatan:

    • Gelombang relatif stabil di sekitar 2 meter lebih sepanjang hari.

    6. Data perairan Lampung

    Wilayah Perairan

    Cuaca

    Angin

    Tinggi Gelombang

    Keterangan

    Perairan Barat Lampung

    Kabur–hujan ringan

    Selatan–tenggara, 11–15 knot

    2,3–2,5 meter

    Sedang–tinggi, waspada

    Selat Sunda Selatan Lampung

    Kabur–berawan tebal, hujan ringan

    Tenggara–timur, 10–14 knot

    2,0–2,3 meter

    Sedang

    Teluk Lampung Selatan

    Kabur–berawan

    Utara–tenggara, 4–9 knot

    0,9–1,4 meter

    Rendah–sedang

    Teluk Lampung Utara

    Kabur–hujan ringan

    Timur, sekitar 5–8 knot

    0,7–1,0 meter

    Rendah

    Selat Sunda Utara

    Kabur–hujan ringan

    Timur–barat laut, 3–8 knot

    0,4–1,1 meter

    Tenang–rendah

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More