Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pergi Memancing, Warga Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai

Pringsewu
2 min read
Pergi Memancing, Warga Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai
ilustrasi memancing (pexels.com/Leah Newhouse)
  • Sutarno (62), warga Pekon Pasir Ukir, ditemukan mengapung di pinggiran Sungai Way Sekampung pada Rabu pagi, setelah dua hari berpamitan pergi memancing.

  • Polisi bersama tenaga medis memeriksa lokasi dan mengevakuasi jasad; golok, alat pancing, serta tas korban diamankan. Pemeriksaan medis tidak menemukan luka atau tanda kekerasan.

  • Penyelidikan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana; korban diduga tenggelam. Keluarga menyebut riwayat vertigo, diabetes, dan lemah jantung, lalu menolak autopsi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pringsewu, IDN Times - Warga Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu dikejutkan penemuan jasad pria mengapung di pinggiran aliran Sungai Way Sekampung, Rabu (30/9/2026).

Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Dharmawan, mengatakan korban diketahui bernama Sutarno (62), warga setempat. Ia ditemukan setelah dua hari sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing.

"Jasad Sutarno pertama kali ditemukan warga bernama Rohimin sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, Rohimin hendak mengangkat jaring ikan yang dipasangnya di sekitar aliran sungai," katanya.

Namun, Rohimin justru melihat jasad manusia dalam posisi telungkup mengapung di pinggiran sungai. Ia kemudian bergegas kembali ke perkampungan dan melaporkan temuan tersebut kepada warga, aparat pekon, serta kepolisian.

  1. 1. Polisi periksa lokasi penemuan jasad

    IMG-20260930-WA0058.jpg
    Mayat yang mengambang di Pringsewu. (dok. Polres Pringsewu)

    Agus menyampaikan, usai mendapat laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Pagelaran.

    Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dengan bantuan warga, jasad korban dievakuasi ke rumah duka.

    Sejumlah barang milik korban juga diamankan polisi dari sekitar lokasi. Di antaranya sebilah golok, alat pancing, dan tas berwarna biru yang berisi botol minum.

    "Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

  2. 2. Sutarno sempat unggah aktivitas memancing

    seorang laki-laki yang sedang memancing bersama ayahnya
    ilustrasi memancing bersama ayah (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

    Agus menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, Sutarno diketahui telah berpamitan untuk pergi memancing sejak, Senin (28/9/2026).

    "Korban sempat mengunggah status di media sosial yang menunjukkan dirinya sedang memancing di aliran Sungai Way Sekampung," ungkapnya.

    Keluarga kemudian menyampaikan Sutarno memiliki sejumlah riwayat penyakit, seperti vertigo, diabetes, dan lemah jantung. Ia juga diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

  3. 3.Tidak ditemukan tindak pidana

    ilustrasi kekerasan seksual
    ilustrasi kekerasan seksual (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Agus menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan indikasi tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.

    Keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jasad Sutarno.

    "Setelah proses olah TKP dan identifikasi selesai, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More