Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Balam, Khatib Ajak Tebar Manfaat

Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Balam, Khatib Ajak Tebar Manfaat
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Umat Muhammadiyah di Bandar Lampung melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di Gedung Wanita, dengan khutbah yang menekankan pentingnya menerapkan nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Khatib Muhajir mengingatkan tiga peran pasca-Ramadan: menjaga keistiqamahan ibadah, membangun keluarga harmonis, dan menebar manfaat bagi masyarakat sebagai wujud peran kebangsaan.
  • Muhajir menilai perbedaan waktu Idul Fitri sebagai hasil ijtihad yang perlu dihormati, sementara warga bersyukur bisa berkumpul bersama keluarga besar meski merayakan pada hari berbeda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times – Umat Islam Muhammadiyah di Bandar Lampung melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Gedung Wanita, Jumat (20/3/2026).

Dalam khutbahnya, imam sekaligus khatib, Muhajir, mengajak umat menjadikan ramadan sebagai madrasah untuk memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.

Muhajir mengatakan, ramadan sejatinya merupakan proses pembinaan selama satu bulan penuh bagi umat Islam. Nilai-nilai yang didapat selama bulan puasa, menurutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan selama sebelas bulan berikutnya.

“Ramadan ini seperti madrasah satu bulan. Kita sudah digembleng dan mendapatkan nilai-nilai selama ramadan. Nah, bagaimana nilai itu kita terapkan dalam kehidupan sebelas bulan setelahnya,” katanya.

1. Tiga peran setelah ramadan

community.idntimes.com
Imam sekaligus Khatib pada Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bandar Lampung, Muhajir. (IDN Times/Muhaimin)

Muhajir menjelaskan, ada tiga peran penting yang harus dijalankan umat Islam setelah ramadan. Pertama adalah peran individu, yakni menjaga keistiqamahan dalam beribadah seperti yang telah dilakukan selama bulan Ramadan.

“Kita harus menjaga keistiqamahan pelaksanaan ibadah yang sudah kita jalankan selama satu bulan,” ujarnya.

Kedua adalah peran dalam keluarga, dengan membangun keluarga yang penuh ketenangan, harmonis, dan jauh dari pertengkaran. “Karena dari keluarga yang kuat akan lahir bangsa yang kuat,” lanjutnya.

Ketiga adalah peran kebangsaan, yaitu menebarkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Ia mengutip pesan Rasulullah SAW, manusia terbaik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya.

2. Perbedaan hari raya mendewasakan umat

community.idntimes.com
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Muhajir juga menanggapi adanya perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hasil ijtihad masing-masing pihak dan tidak perlu menjadi persoalan.

“Hasil ijtihad itu kalau benar pahalanya dua, kalau salah satu. Jadi tidak ada masalah. Justru ini mendewasakan kita sebagai umat,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk saling menghargai perbedaan dan tidak saling mengejek.

“Dengan perbedaan ini justru kehidupan akan semakin indah. Kita saling menghargai saja,” katanya.

3. Warga senang bisa berkumpul keluarga

community.idntimes.com
Desi dan Keluarga saat usai Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Salah satu warga yang mengikuti Salat Idul Fitri Desi, mengaku bersyukur bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga besarnya di Bandar Lampung.

Ia mengatakan keluarganya datang dari berbagai daerah untuk berkumpul bersama kakek dan nenek yang sudah berusia lanjut.

“Kami dari Jogja. Alhamdulillah bisa berkumpul keluarga bersama kakek nenek yang sudah usia 70 dan 80 tahun,” ujarnya.

Meski ada perbedaan hari raya, ia berharap ke depan pemerintah dapat mengupayakan agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung bersamaan.

“Semoga pemerintah bisa berusaha supaya bisa bareng, sehingga semangat lebarannya juga bisa dirasakan bersama,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More