Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rencana Nikah Kandas, Pratu Mar Febry Gugur Akibat Longsor Cisarua

IMG_20260128_164527.jpg
Upacara pemakaman kedinasan militer terhadap korban Pratu Mar Febry Bramatio di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya sih...
  • Doa bersama dan yasinan sejak awal peristiwa
  • Telah rencanakan pernikahan
  • Sosok anak muda baik hati
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Kepergian Prajurit Satu (Pratu) Mar Febry Bramatio, anggota Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9/Mar) menjadi korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Paman almarhum, Hariyanto, mengenang Febry sebagai sosok ramah, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, sejak kabar musibah longsor itu beredar, keluarga dan kerabat tak henti-hentinya berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.

“Orangnya supel, bergaul dengan masyarakat banyak. Jadi teman-temannya pun banyak, gak putus-putus datang melayat,” ujarnya dimintai keterangan pascapemakaman korban di Bandar Lampung, Rabu (28/1/2026).

1. Gelar doa bersama dan yasinan sejak awal peristiwa

IMG_20260128_164519.jpg
Upacara pemakaman kedinasan militer terhadap korban Pratu Mar Febry Bramatio di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Hari menuturkan, keluarga sempat menaruh harapan besar Febry bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Sejak kabar longsor mencuat, keluarga di Lampung menggelar doa bersama, yasinan, dan tahlilan di kediaman.

“Sampai akhirnya datang kabar dari Basarnas, kalau keponakan saya ini memang sudah takdir dipanggil dari Yang Kuasa,” tuturnya dengan suara bergetar.

2. Telah rencanakan pernikahan

IMG_20260128_152203.jpg
Prosesi pemakaman Pratu Mar Febry Bramatio di Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Di mata keluarga, Febry adalah sosok anak muda penuh harapan. Meski masih bujangan, ia disebut sedang menata masa depan, salah satunya merencanakan meminang kekasihnya ke jenjang pernikahan.

“Masih bujang. Memang sudah punya pacar, orang Bandung. Ada rencana nikah, tapi kapannya belum tahu pasti,” katanya.

Kabar duka tentang musibah menimpa Febry pertama kali diterima keluarga dari rekan kerja dan prajurit dari satuan almarhum. “Kami dengar kabar dari staf di sana. Informasinya cuma ada longsor dan Febry ada di lokasi itu, di Cisarua, Bandung,” lanjut Hari.

3. Sosok anak muda baik hati

IMG_20260128_164541.jpg
Upacara pemakaman kedinasan militer terhadap korban Pratu Mar Febry Bramatio di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Hari menambahkan, komunikasi terakhir Pratu Febry dengan keluarga terjadi pada Januari 2026, tak lama sebelum musibah tersebut. Ia mengaku tak begitu mengingat pasti kapan terakhir keponakannya pulang ke rumah.

"Sepertinya pulang ke rumah sebelum berangkat tugas ke Bandung, belum terlalu lama," kenangnya lirih.

Sebagai paman akrab dipanggil “Pakde” oleh Febry, Hari hanya bisa merelakan kepergian sang keponakan. Baginya, Febry bukan hanya seorang prajurit, tetapi juga anak muda baik hati bagi keluarga besarnya. "Mohon doanya untuk almarhum," imbuh Hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Cari Uang Nikah, Sejoli Tertangkap Basah Edarkan Sabu di Pringsewu

28 Jan 2026, 19:04 WIBNews