Kurangi Sampah di TPA Bakung Pemkot Balam Siapkan PSEL di Kota Baru

- Proyek PSEL di Kota Baru diharapkan mampu kurangi tekanan sampah terhadap TPA Bakung dengan mengubah sampah menjadi sumber energi.
- Fasilitas PSEL direncanakan dibangun di Kota Baru dan masuk dalam agenda nasional, dengan target pembangunan fisik pada 2027.
- Pemerintah berharap kehadiran PSEL Lampung Raya dapat menjadi titik balik pengelolaan sampah perkotaan menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan solusi jangka panjang melalui proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Lampung Raya untuk tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, mengatakan rata-rata per hari 700 hingga hampir 800 ton sampah masuk ke TPA Bakung.
“Sampah yang masuk ke TPA Bakung setiap hari berkisar 700 sampai hampir 800 ton. Jika tidak ada terobosan, beban TPA akan semakin berat,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
1. Diharapkan mampu kurangi tekanan sampah

Budi menyampaikan proyek ini diharapkan mampu mengurangi tekanan terhadap TPA Bakung sekaligus mengubah sampah menjadi sumber energi.
"Kapasitas TPA Bakung semakin terbatas seiring meningkatnya produksi sampah harian masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, PSEL Lampung Raya menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan ketergantungan pada sistem pembuangan akhir. "Melalui teknologi pengolahan, sampah tidak lagi hanya ditimbun, tetapi dimanfaatkan menjadi energi listrik," jelasnya.
2. Dibangun di Kota Baru

Berdasarkan hasil rapat pemantapan yang diikuti Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, lokasi pembangunan fasilitas PSEL ditetapkan di kawasan Kota Baru.
Proyek ini masuk dalam agenda nasional dan direncanakan mengikuti tender batch kedua bersama PSEL Surabaya Raya.
“Tender direncanakan dimulai pertengahan 2026. Tahun ini masih fokus pada perencanaan, sementara pembangunan fisik ditargetkan berjalan pada 2027,” jelas Budi.
3. Harapan jadi lebih baik

Budi berharap kehadiran PSEL Lampung Raya dapat menjadi titik balik pengelolaan sampah perkotaan yang selama ini bertumpu pada TPA. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat berjalan optimal.
"Jika terealisasi, PSEL Lampung Raya tidak hanya diharapkan mengurangi beban TPA Bakung, tetapi juga menjadi fondasi baru menuju Bandar Lampung sebagai kota metropolitan yang lebih bersih dan berkelanjutan," ucapnya.

















