Suasana Haru di Rumah Duka Praka Kori, Marinir Korban Longsor Cisarua

- Rumah duka dipenuhi karangan bunga belasungkawa dari berbagai pihak, termasuk pimpinan TNI dan rekan-rekan sejawat.
- Praka Muhammad Kori dikenal sebagai sosok yang ramah dan tidak sombong oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.
- Jenazah almarhum Praka Mar Muhammad Kori telah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kibang.
Lampung Timur, IDN Times – Suasana haru menyelimuti rumah duka Praka (Mar) Muhammad Kori, salah satu personel Korps Marinir TNI AL yang menjadi korban bencana tanah longsor saat menjalani latihan pra-tugas di Desa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Pantauan IDN Times di Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, Senin (26/1/2026), rumah duka almarhum berada di lingkungan permukiman warga setempat tampak sederhana dan tenang. Di bagian depan rumah, terlihat teras luas dengan pilar serta beberapa kursi plastik biru disusun untuk tamu pelayat.
Sebuah tenda besi juga telah terpasang di pelataran rumah. Para pelayat dan warga lainnya sudah berdatangan, beberapa di antaranya tampak duduk dan berbincang pelan di teras samping rumah duka.
1. Rumah duka dipenuhi karangan bunga belasungkawa

Masih di sekitar rumah duka, deretan karangan bunga ucapan belasungkawa tampak terpasang menyusuri jalan desa. Karangan bunga tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari pimpinan TNI, kesatuan tempat almarhum bertugas, hingga rekan-rekan sejawat.
Salah satu karangan bunga bertuliskan, “Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Alm Praka Mar Muhammad Kori NRP 122334 (Anggota Yonif 9 Mar). Pangkomar Letjen TNI (Mar) Dr. Endi S beserta Ketua Gabung Jalasenastri Korps Marinir.”
2. Dikenal sosok ramah dan tidak sombong

Sepupu almarhum, Bayu Firnanda, mengenang sosok Praka Muhammad Kori sebagai pribadi yang ramah dan tidak sombong. Menurutnya, almarhum dikenal baik dalam bergaul, terutama dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Orangnya baik, enggak sombong. Sama saudara ramah semua,” ujarnya dimintai keterangan, Senin (26/1/2026).
Bayu mengaku terakhir kali berencana bertemu dengan almarhum saat momen Tahun Baru kemarin. Namun, saat itu Praka Kori belum sempat pulang ke rumah karena tengah mengurus persiapan keberangkatan tugas ke Bandung.
“Waktu itu mau makan-makan di sini, tapi almarhum belum pulang dari kerjaan. Jadi enggak sempat ketemu,” lanjutnya.
3. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Desa Kibang

Kabar duka meninggalnya Praka Muhammad Kori diterima keluarga dari kerabat dekat. Mendapatkan informasi tersebut, Bayu dan keluarga langsung menuju rumah duka sejak pagi hari.
“Dari keluarga yang ngabarin. Tadi pagi kami sekeluarga langsung ke sini,” imbuhnya.
Jenazah almarhum Praka Mar Muhammad Kori diketahui telah tiba di rumah duka dan tengah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kibang.

















