Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bandar Lampung Siap Terima 8 Desa Baru, Wali Kota Sebut jadi Anugerah

IMG-20260127-WA0005.jpg
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat diwawancarai. (IDN Times/Muhaimin)
Intinya sih...
  • Delapan desa direncanakan jadi empat kelurahan
  • Dorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM
  • Bangun PSEL di kawasan Kota Baru
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyambut rencana penggabungan delapan desa dari wilayah sekitar yang diperkirakan akan membawa lebih dari 34 ribu penduduk masuk ke administrasi kota.

Delapan desa tersebut yakni Purwotani, Margorejo, Sinar Rezeki, Margo Mulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjaragung.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyebut rencana tersebut sebagai anugerah bagi kota. Ia memastikan pemerintah kota siap bekerja maksimal jika proses administrasi penggabungan tersebut telah resmi ditetapkan.

“Kalau pemerintah kota bersyukur, alhamdulillah apa yang diberikan provinsi kepada kita itu adalah anugerah bagi Bandar Lampung. Mudah-mudahan ini kalau memang diberikan kepada kita, nanti kita langsung kerjakan yang terbaik untuk delapan desa yang bergabung,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

1. Delapan desa direncanakan jadi empat kelurahan

ilustrasi working place pribadi (unsplash.com/fredmarriage)
ilustrasi working place pribadi (unsplash.com/fredmarriage)

Eva menjelaskan, delapan desa tersebut nantinya akan mengalami penyesuaian administrasi. Pemerintah kota berencana menggabungkannya menjadi empat kelurahan yang berada dalam satu kecamatan baru.

“Perubahan pasti ada. Mungkin nanti akan dijadikan empat kelurahan. Karena kan ada yang satu desa hanya sekitar 300-an penduduk, jadi akan kita satukan menjadi Kecamatan Kota Baru dengan empat kelurahan,” jelasnya.

Kecamatan Kota Baru nantinya akan menggantikan wilayah Jati Agung dalam struktur administrasi Kota Bandar Lampung. Beberapa nama wilayah, seperti Way Hui, akan disesuaikan menjadi nama kelurahan baru.

2. Dorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM

Komoditas Sawit
Pertumbuhan Ekonomi (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Masuknya wilayah baru tersebut juga diyakini akan berdampak positif terhadap perekonomian kota. Eva berharap pengembangan UMKM bisa dipusatkan di kawasan Kota Baru.

Insya Allah ekonomi meningkat. UMKM mau kita rapikan, dan salah satunya pusat UMKM bisa kita jadikan di Kota Baru,” katanya.

3. Bangun PSEL

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). (IDN Times/Dhana Kencana)
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). (IDN Times/Dhana Kencana)

Eva mengungkapkan nantinya, akan dibangun juga Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Kota Baru

"Nanti akan kita bangun pembangkit listrik yang memanfaatkan sampah juga disana,” tuturnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Tim Teknik Geofisika Itera Petakan Sumber Air Bersih Pascabanjir Aceh

27 Jan 2026, 13:23 WIBNews