Kebakaran Lahan di TN Way Kambas, Teridentifikasi Enam Titik

- Tim pemadam masih di lapangan untuk memastikan api benar-benar padam
- Belum pasti luasan lahan terbakar dan temuan satwa mati akibat kebakaran
- Penyebab kebakaran masih dalam proses identifikasi oleh tim TNWK
Lampung Timur, IDN Times - Kebakaran lahan kembali melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Minggu (25/1/2026). Api dikabarkan menghanguskan sebagian area zona rimba dan zona rehabilitasi.
Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, membenarkan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan konservasi tersebut. Berdasarkan laporan awal di lapangan, kebakaran terdeteksi di enam titik yang tersebar di beberapa resort pengelolaan TNWK.
“Benar, telah terjadi kebakaran hutan di enam titik, yakni di Resort Rawa Bunder, Resort Susukan Baru, Resort Toto Projo, dan Resort Umbul Salam,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
1. Tim masih di lapangan

Zaidi menjelaskan, upaya pemadaman telah dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan. Untuk dua lokasi, yakni Resort Susukan Baru dan Resort Rawa Bunder, api berhasil dipadamkan pada Minggu malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Sementara itu, kebakaran di Resort Toto Projo dan Resort Umbul Salam baru berhasil dijinakan petugas, Senin (26/1/2026) pagi. Meski demikian, tim TNWK masih diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan lanjutan.
“Tim saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan ground check sekaligus pemantauan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala,” jelasnya.
2. Belum memastikan luasan lahan terbakar dan temuan satwa mati

Terkait luasan lahan terbakar serta kemungkinan atau temuan adanya satwa terdampak atau mati akibat kebakaran, Zaidi menyebutkan hingga kini masih dalam proses identifikasi.
“Untuk luasan lahan yang terbakar dan temuan satwa mati belum diketahui. Masih dilakukan pendataan,” katanya.
3. Penyebab kebakaran masih ditelusuri

Disinggung dugaan penyebab kebakaran tersebut, Zaidi menambahkan, Balai TNWK bersama instansi terkait lainnya belum dapat memastikan. Saat ini, tim masih mendalami faktor pemicu munculnya api di sejumlah titik tersebut.
“Penyebab kebakaran masih didalami oleh tim. Mohon waktunya, petugas masih bekerja du lapangan," imbuh Zaidi.

















