Pedagang Pasar Pasir Gintung Tetap Jualan di Jalan

- Banyak pedagang di Pasar Pasir Gintung tetap berjualan di pinggir jalan karena lebih ramai penjualan, meskipun sudah dilakukan revitalisasi pasar.
- Pedagang mengaku lebih banyak mendapatkan pembeli saat berjualan di luar pasar, meskipun Dinas Perdagangan terus melakukan sosialisasi agar mereka pindah ke dalam pasar.
- Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung menyebut masa transisi diperlukan untuk mengubah pola pikir pedagang yang telah bertahun-tahun berjualan di pinggir jalan, dan akan memberikan tindakan tegas terhadap pelanggar aturan.
Bandar Lampung, IDN Times – Meskipun Pasar Pasir Gintung telah menjalani revitalisasi, banyak pedagang yang masih memilih berjualan di pinggir jalan.
Para pedagang tersebut tetap berjualan dipinggir jalan dikarenakan lebih ramai penjualan. Hal tersebut disampaikan oleh Inot, yang merupakan pedagang ikan.
Ia mengungkapkan bahwa penjualannya lebih ramai ketika berjualan di luar pasar. “Saya cuma bertahan dua minggu di dalam pasar. Penjualan saya lebih banyak saat berjualan di luar,” katanya.
1. Pedagang tetap ingin di luar pasar

Selain Inot, Heri yang juga pedagang ikan lainnya, juga mengaku tetap teguh berjualan di luar meskipun sering mendapatkan sosialisasi dari Dinas Perdagangan (Disdag).
“Walaupun Disdag sering memberikan arahan, kami tetap memilih berjualan di sini, karena para pembeli biasanya malas untuk masuk ke dalam pasarnya” ujarnya.
2. Disdag terus sosialisasi

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk mendorong pedagang kaki lima agar bersedia pindah ke dalam area pasar.
“Kami selalu memberikan sosialisasi kepada para pedagang agar mereka mau pindah ke dalam pasar. Sebenarnya, sosialisasi ini terus kami lakukan karena ada UPT kami yang aktif di sana,” jelasnya.
3. Bakal ada sanksi untuk pedagang

Wilson menyebut saat ini adalah masa transisi untuk mengubah pola pikir pedagang yang telah bertahun-tahun berjualan di pinggir jalan. “Ini adalah upaya kami untuk mengubah mindset pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan di pinggir jalan. Proses ini butuh waktu dan pendekatan yang tepat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan pihaknya akan memberikan tindakan tegas terhadap pedagang yang tetap bersikeras berjualan di luar pasar. “Jika mereka tetap melanggar aturan, kami akan menerapkan sanksi dan mengangkut barang dagangan,” ucapnya



















