Mobil Towing Muat Alat Berat Terbakar di Tol Bakter, Rugi Rp500 Juta!

- Sebuah mobil towing bermuatan alat berat terbakar di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung Selatan, pada Sabtu pagi dan tidak menimbulkan korban jiwa.
- Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta akibat dugaan korsleting pada bagian ECU kendaraan.
- Pihak Damkar mengimbau pengemudi rutin memeriksa sistem kelistrikan kendaraan untuk mencegah kebakaran serupa di kemudian hari.
Lampung Selatan, IDN Times – Satu mobil towing mengangkut kendaraan alat berat terbakar hebat di ruas jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besat (Bakter) KM 06+200 A, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (11/4/2026).
Kabid Damkar pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Rully Fikriansyah membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan dari petugas tol tak lama setelah kejadian sekitar pukul 05.35 WIB.
“Kami menerima informasi dari pihak tol terkait kebakaran mobil towing bermuatan yang melaju dari arah Jakarta menuju Medan," ujarnya dikonfirmasi IDN Times.
1. Pemadaman api sekitar dua jam

Rully menjelaskan, laporan kejadian tersebut diterima petugas Damkar sekitar pukul 05.41 WIB. Kemudian tim piket Regu 1 Posko Kalianda langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 05.43 WIB dengan satu unit mobil pemadam.
“Petugas segera bergerak dan tiba di lokasi pukul 06.03 WIB yang langsung melakukan kegiatan pemadaman,” katanya.
Dalam upaya ini, proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam tepatnya sekitar pukul 08.10 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Pemadaman cukup memakan waktu, dikarenakan api hampir menjalar ke seluruh kendaraan," lanjut dia.
2. Diduga akibat korsleting pada bagian ECU, kerugian Rp500 juta

Berdasarkan keterangan saksi, Rully menyebutkan, kebakaran ini kuat diduga akibat korsleting pada bagian ECU kendaraan yang dengan cepat menyambar bahan bakar solar.
"Hasil penghitungan di lapangan, peristiwa ini mengakibatkan kerugian materi ditaksir mencapai sekitar 500 juta," ungkapnya.
3. Imbau pengemudi rutin mengecek sistem kelistrikan kendaraan

Rully menambahkan, insiden kebakaran ini masih didalami dan ditangani lebih lanjut oleh aparat penegak hukum setempat. Sementara seluruh personel damkar telah dikembalikan dan disiagakan di Mako Kalianda.
"Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi untuk rutin melakukan pengecekan kendaraan, khususnya pada sistem kelistrikan guna mencegah kejadian serupa," imbuh dia.

















