Lebaran, Pemprov Lampung Imbau Warga Tak Panic Buying BBM dan Elpiji

- Pemprov Lampung memastikan stok BBM dan elpiji aman menjelang Idul Fitri 1447 H setelah melakukan monitoring bersama pihak terkait.
- Pemerintah mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena pasokan energi dijamin aman meski ada dinamika global.
- Pertamina menambah pasokan elpiji hingga 50 persen dan memastikan distribusi tetap lancar selama masa libur Lebaran.
Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga elpiji masih dalam kondisi terkendali dan akan tetap terjaga selama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Plt Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Agust Riko Suryhana mengungkap, pemerintah daerah bersama pihak-pihak terkait telah melaksanakan monitoring, menjelang Lebaran. "Alhamdulillah, stok aman dan harga di masyarakat masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET)," ujarnya, Jumat (13/3/2026).
1. Pemprov Lampung mengimbau masyarakat tidak beli berlebihan

Seiring garansi tersebut, Agust mengimbau masyarakat di wilayah Provinsi Lampung agar tidak membeli BBM dan elpiji secara berlebihan, termasuk di tengah perkembangannya situasi konflik terjadi di Timur Tengah. Pasalnya, pemerintah pusat dan daerah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga pasokan energi.
"Di tengah dinamika global, masyarakat kami minta tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah dan Pertamina sudah menyiapkan langkah mitigasi agar stok tetap tersedia," katanya.
2. Pertamina tambah pasokan elpiji 50 persen

Agust menambahkan, Pertamina akan menambah pasokan elpiji hingga 50 persen di daerah-daerah yang diperkirakan mengalami peningkatan kebutuhan menjelang Lebaran tahun ini.
"Penambahan ini dilakukan untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar, termasuk saat hari libur dan hari raya," ucapnya.
3. Distribusi tetap berjalan normal meski libur Lebaran

Perwakilan SBM IV Gas Lampung, M Suhanda mengatakan, hasil pemantauan telah dilaksanakan menunjukkan kondisi stok elpiji, baik subsidi maupun non-subsidi masih aman khususnya di Kota Bandar Lampung.
Menurutnya, Pertamina juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi peningkatan permintaan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, penyaluran elpiji dipastikan tetap berjalan normal meski memasuki masa libur Lebaran.
"Kami memastikan ketersediaan elpiji 3 kg maupun non-subsidi dalam kondisi aman. Menjelang Lebaran biasanya ada kenaikan permintaan sekitar 3 sampai 5 persen, itu sudah kami mitigasi dengan menambah suplai hingga 50 persen dari alokasi harian. Distribusi dari SPPBE hingga ke pangkalan akan terus dilakukan tanpa penghentian," imbuh Suhanda.

















