IRT Pringsewu Ditemukan Tewas di Kontrakan, Sempat Minta Tolong

- Warga Pringsewu digemparkan penemuan jasad seorang ibu rumah tangga berinisial R di rumah kontrakannya, setelah sebelumnya terdengar teriakan minta tolong dini hari.
- Saksi menemukan korban tak bernyawa dan segera menghubungi suami korban yang sempat menerima panggilan dari istrinya namun tidak dijawab karena tertidur.
- Polisi mengevakuasi jasad ke RSUD Pringsewu untuk visum serta menyelidiki penyebab kematian, termasuk mencari keberadaan suami korban guna dimintai keterangan.
Pringsewu, IDN Times - Warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu digegerkan penemuan jasad seorang ibu rumah tangga (IRT) di dalam rumah kontrakannya, Jumat (3/4/2026) siang.
Korban berinisial R (43) warga Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kediaman ditempatinya.
"Benar, petugas menerima laporan penemuan mayat tersebut sekitar pukul 11.00 WIB dan tim gabungan langsung menuju ke lokasi kejadian," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).
1. Korban sempat teriak minta tolong

Yunnus mengungkapkan, personel dari Satreskrim bersama Polsek Pringsewu Kota dan unit terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi korban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Dahlan datang ke rumah korban sekitar pukul 10.00 WIB. Saat tiba di lokasi, pintu rumah sudah dalam kondisi terbuka dan tidak ada respons saat dipanggil.
"Saksi ini meminta keterangan tetangga korban yang mengaku sempat mendengar suara perempuan meminta tolong sekitar pukul 03.30 WIB. Karena curiga, saksi masuk ke dalam rumah dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bergerak,” jelasnya.
2. Suami korban sempat dihubungi

Setelah mengetahui kondisi korban, saksi langsung berinisiatif menghubungi suami korban bernama Agus yang kemudian baru datang ke lokasi kejadian sekitar 30 menit berselang pascadihubungi Dahlan.
Kepada saksi Dahlan, Agus mengaku sempat menerima panggilan telepon dari korban sekitar pukul 03.00 WIB, namun tidak sempat dijawab karena sedang tertidur.
"Tak lama setelah melihat kondisi istrinya, suami korban sempat berpamitan keluar rumah untuk membeli rokok, namun hingga kini belum kembali," ucap Yunnus.
3. Jasad divisum

Pascakejadian tersebut, Yunnus menambahkan, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk dilakukan visum et repertum, guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Selain itu, petugas turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor, jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami juga tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mencari keberadaan suami korban, untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tegas kapolres.



















