Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
GAK Status Siaga, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Normal?
Kapal penyebaran beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • ASDP memastikan penyeberangan Merak–Bakauheni tetap normal meski Gunung Anak Krakatau berstatus Siaga, dengan memperkuat koordinasi bersama Kemenhub, KSOP, BMKG, dan pihak terkait.
  • Seluruh operasional mengacu pada arahan KSOP Banten, sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas vulkanik dan cuaca untuk menjaga keselamatan pelayaran di Selat Sunda.
  • ASDP menyiapkan langkah antisipasi jika situasi berubah serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun kanal ASDP.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - ASDP memastikan operasional penyeberangan di lintasan Pelabuhan Merak–Bakauheni tetap berjalan normal. Itu terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) meningkat hingga berstatus Level III (Siaga).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale mengatakan, sejak status siaga diumumkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), perusahaan langsung memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.

"ASDP langsung memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, KSOP, BMKG, operator kapal, serta seluruh pihak terkait agar setiap perkembangan dapat direspons secara cepat dan tepat," ujarnya, Rabu (8/7/2026).

1. Operasional mengacu arahan KSOP

Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. (Dok. ASDP Bakauheni).

Windy menjelaskan, seluruh operasional penyeberangan mengacu pada Pengumuman Kewaspadaan Pelayaran di Perairan Selat Sunda yang diterbitkan KSOP Kelas I Banten. Pengumuman tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keselamatan pelayaran selama status siaga masih berlaku.

Menurutnya, hingga saat ini layanan penyeberangan Merak-Bakauheni masih berlangsung normal. Namun, kewaspadaan terus ditingkatkan dengan memantau perkembangan aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, hingga informasi keselamatan pelayaran secara intensif bersama instansi berwenang.

"Setiap keputusan operasional akan selalu diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan dengan mengutamakan aspek keselamatan," katanya.

2. Siapkan langkah antisipasi

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (8/7/2026). (Dok. PVMGB).

Windy menambahkan, ASDP juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila terjadi perkembangan situasi yang mengharuskan adanya penyesuaian pola operasional.

Selain itu, bila terdapat rekomendasi atau keputusan dari otoritas berwenang untuk melakukan pembatasan maupun penghentian sementara operasional demi keselamatan pelayaran, maka ASDP akan segera menindaklanjutinya sekaligus menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

"Pengguna jasa diharapkan tetap memperoleh informasi yang akurat, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan rencana perjalanannya," ucapnya.

3. Masyarakat diminta tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi

Aktivitas arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

ASDP juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau maupun operasional penyeberangan.

Windy turut meminta pengguna jasa terus memantau perkembangan melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP, agar perjalanan dapat direncanakan dengan baik.

"Keselamatan akan selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional ASDP. Melalui koordinasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan, kami komitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, andal, dan terus menyampaikan setiap perkembangan situasi secara berkala sesuai informasi resmi dari instansi yang berwenang," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article