Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dinkes Bandar Lampung Siagakan Tenaga Medis di 9 Posko Mudik Lebaran

Dinkes Bandar Lampung Siagakan Tenaga Medis di 9 Posko Mudik Lebaran
ilustrasi nakes sedang mengkampanyekan kesehatan jantung (pexels.com/Karolina Grabowska)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Dinkes Bandar Lampung menyiagakan tenaga medis di 9 posko mudik dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 untuk mendukung pengamanan dan layanan kesehatan bagi pemudik.
  • Setiap posko dilengkapi dokter, perawat atau bidan, driver ambulans, serta fasilitas medis darurat dengan sistem kerja dua shift agar pelayanan tetap optimal sepanjang arus mudik.
  • Puskesmas rawat inap dan 20 rumah sakit di Bandar Lampung tetap buka 24 jam selama libur Lebaran guna memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan tanpa hambatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung menyiapkan puluhan tenaga medis untuk mendukung pengamanan arus mudik Operasi Ketupat Krakatau 2026 menjelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan petugas kesehatan akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan (pos pam) dan pos pelayanan (pos yan) yang didirikan oleh Polresta Bandar Lampung.

“Dalam Operasi Ketupat Krakatau ini, kami menyiapkan tenaga medis yang standby di dua pos pengamanan dan tujuh pos pelayanan. Setiap pos terdiri dari satu dokter, satu perawat atau bidan, serta satu driver ambulans,” katanya, Senin (16/3/2026)

1. 9 posko kesehatan disiapkan

ilustrasi kesehatan
Ilustrasi kesehatan. (freepik.com/jcomp)

Muhtadi menjelaskan total ada sembilan posko yang disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama pemudik yang melintas di Kota Bandar Lampung.

Beberapa titik posko tersebut antara lain Pos Pam Baruna, Pos Pam Teluk Betung, Pos Sukamaju, Pos Taman Bakri, Pos depan Ramayana, Pos Begadang V, Pos Tugu Raden Intan Rajabasa, serta Pos Kemiling yang menjadi jalur masuk dari arah Pesawaran.

“Total ada sembilan pos yang kami siapkan. Di setiap pos terdapat empat petugas termasuk driver ambulans,” jelasnya.

Selain tenaga medis, setiap pos juga dilengkapi ambulans, obat-obatan, hingga peralatan medis lapangan untuk menangani kondisi darurat di jalur mudik.

2. Petugas dibagi dua shift

unnamed (5) (6).jpg
Ilustrasi perawatan dengan Aphranel (Dok.Estetika Pro International )

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, Muhtadi mengungkapkan petugas kesehatan di posko tersebut akan bekerja dengan sistem dua shift.

"Shift pertama dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, sedangkan shift kedua bertugas mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB," ungkapnya.

Skema ini diterapkan agar pelayanan kesehatan bagi pemudik tetap berjalan selama aktivitas arus mudik berlangsung.

3. Puskesmas rawat inap tetap buka 24 jam

ilustrasi seorang pasien yang sedang dirawat inap di rumah sakit (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi seorang pasien yang sedang dirawat inap di rumah sakit (pexels.com/RDNE Stock project)

Muhtadi juga memastikan layanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah tetap berjalan selama masa libur Lebaran.

Menurutnya, puskesmas rawat inap tetap memberikan pelayanan selama 24 jam melalui Unit Gawat Darurat (UGD). Sementara puskesmas rawat jalan hanya melayani pada hari kerja.

“Untuk puskesmas rawat inap tetap buka 24 jam selama libur Lebaran karena ada layanan UGD,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes juga telah berkoordinasi dengan 20 rumah sakit di Kota Bandar Lampung agar tetap menyiapkan layanan kesehatan, terutama di instalasi gawat darurat.

“Walaupun libur dan cuti bersama, rumah sakit tetap siap memberikan pelayanan kesehatan, terutama melalui UGD, untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More