Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Diduga Santap Sop Buah MBG, Puluhan Siswa SD Pesawaran Keracunan

Kab. Pesawaran
Diduga Santap Sop Buah MBG, Puluhan Siswa SD Pesawaran Keracunan
Tangkap layar peristiwa keracunan diduga akibat MBG dialami siswa SDN 22 Tegineneng. (IDN Times/Istimewa).
Share Article

Pesawaran, IDN Times - Sebanyak 32 siswa dan seorang guru SDN 22 Tegineneng, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran dilaporkan mengalami gangguan kesehatan pascamenyantap menu progam makan bergizi gratis (MBG).

Berdasarkan rekaman diterima IDN Times, video memperlihatkan suasana di dalam ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) ada sejumlah siswa sedang mendapatkan penanganan medis.

Tampak beberapa anak berseragam sekolah dan pakaian olahraga duduk di kursi. Beberapa di antaranya terlihat lemas, bersandar di meja, atau menundukkan kepala.

1. Para siswa alami mual

IMG_20260725_103439.jpg
Tangkap layar peristiwa keracunan diduga akibat MBG dialami siswa SDN 22 Tegineneng. (IDN Times/Istimewa).

Masih dari rekaman berdurasi 39 detik tersebut, sebagian anak memegang kantong plastik kecil. Petugas kesehatan atau guru tampak memakai sarung tangan medis.

Mereka berkeliling menghampiri satu per satu anak untuk memberikan bantuan, menenangkan, serta menanyakan kondisi kesehatan anak-anak tersebut.

Di tengah situasi tersebut, terdengar percakapan antara petugas dan para siswa untuk memastikan kondisi mereka terlihat mengalami mual hingga keluhan lainnya.

2. Dugaan keracunan dipicu menu sop buah, 32 siswa dan guru dirawat

Sop Segar Aneka Buah
ilustrasi sop buah (vecteezy.com/relungsenja420839941)

Terkait peristiwa tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung, Achmad Hery Setiawan membenarkan adanya insiden menimpa puluhan penerima manfaat program MBG di SDN 22 Tegineneng. Itu menimpa 32 siswa dan seorang guru dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan program tersebut.

Menurutnya, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas. Berdasarkan dugaan awal, keluhan dialami para korban diduga berasal dari menu sop buah yang disajikan, meski penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan.

"Yang terdampak 32 orang, tapi sudah dibawa ke puskesmas. Kemudian dugaan awal, walau dugaan resmi nanti dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan, dugaan awal adalah dari sop buah yang diberikan. Ini tim masih memantau dan memeriksa di lapangan," katanya.

3. Sampel makanan diuji laboratorium

IMG_20260725_103410.jpg
Tangkap layar peristiwa keracunan diduga akibat MBG dialami siswa SDN 22 Tegineneng. (IDN Times/Istimewa).

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Panditha mengatakan, masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab insiden tersebut. Polisi telah mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi para korban untuk menjalani uji laboratorium.

Selain itu, penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami proses distribusi hingga penyajian makanan sebelum dikonsumsi para siswa. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para penerima manfaat program MBG.

"Benar, tim masih di lokasi. Anggota telah mengambil sampel makanan untuk kemudian dilakukan uji lab. Kemudian beberapa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut juga dimintai keterangan," imbuh kapolres.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More