Dear Pemudik, Ini Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Pelabuhan Bakauheni

- Pemberlakuan tiket reguler penyeberangan mulai 3 April 2025 pukul 20.00 WIB dengan sosialisasi massif kepada masyarakat.
- Pengaturan kapal dan dermaga, termasuk penggunaan pelabuhan alternatif untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.
- Screening tiket dilakukan di Pospam Arteri dan Pospam Rest Area Tol, serta percepatan proses sandar, bongkar kendaraan, dan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk mempercepat arus lalu lintas.
Lampung Selatan, IDN Times - Pemantapan teknis kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas arus balik pemudik di kawasan Pelabuhan Bakauheni dilakukan Polres Lampung Selatan bersama berbagai pemangku kepentingan.
Ini merujuk arahan Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika menginstruksikan persiapan lebih awal guna mengantisipasi lonjakan arus balik pemudik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 7 Maret 2025.
Apa saja kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas arus baliknya? Berikut IDN Times ulas.
1. Pemberlakuan tiket reguler

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah pemberlakuan tiket reguler penyeberangan secara menyeluruh mulai Kamis (3/4/2025) pukul 20.00 WIB.
"Sosialisasi masif mengenai kebijakan ini akan dilakukan agar masyarakat dapat memahami dan mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik," jelasnya, Rabu (2/4/2025).
2. Pengaturan kapal dan dermaga juga menjadi perhatian utama

Yusriandi menjelaskan, pengaturan kapal dan dermaga juga menjadi perhatian utama. Setiap dermaga reguler akan menyiapkan empat kapal untuk melayani pemudik. Jika terjadi lonjakan kendaraan, akan ada tambahan lima kapal, terdiri dari satu kapal tipe TBB dan empat kapal TBM.
Kapal TBB akan dioptimalkan di Dermaga 4, 5, dan 6 ASDP Bakauheni untuk menuju Dermaga 4, 5, dan 7 ASDP Merak. Kendaraan roda dua akan dimasukkan ke semua kapal di dermaga reguler. Namun jika terjadi peningkatan volume, dermaga 5 dan 6 akan dikhususkan untuk mengangkut kendaraan roda dua.
3. Pemanfaatan pelabuhan alternatif

Pemanfaatan pelabuhan alternatif juga menjadi bagian dari strategi ini. Pelabuhan Wika Beton akan digunakan untuk kendaraan golongan 5 dan 6 dengan tujuan Pelabuhan Merak pada pagi hingga sore hari.
Sementara pada malam hari pukul 23.00 hingga 03.00 WIB kendaraan akan diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni dan memastikan distribusi kendaraan lebih merata.
4. Ada screening tiket di Tol Lampung

Yusriandi mengatakan, langkah lain yang dilakukan adalah pengendalian dan penguraian kepadatan di kawasan pelabuhan. Screening tiket akan dilakukan di Pospam Arteri dan Pospam Rest Area Tol guna memperlambat mobilisasi kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Selain itu, percepatan proses sandar, bongkar kendaraan, dan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) akan diterapkan untuk mempercepat arus lalu lintas, baik dalam kondisi normal maupun dalam skenario TBB. Tim pengurai lalu lintas akan dioptimalkan di area Seaport dan di dalam dermaga Pelabuhan Bakauheni.
5. Tambah petugas tap toll

Kapolres menyatakan, akses portal gate Tol Bakauheni Selatan akan diperkuat dengan penambahan petugas tap toll guna memastikan kelancaran arus kendaraan dari arah Sumatra.
"Dengan adanya pemantapan teknis ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni," jelasnya..



















