Lampung Selatan, IDN Times - Daun pala yang selama ini menjadi limbah di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, mulai diolah menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendampingi warga memanfaatkan limbah daun pala menjadi produk yang berpotensi membuka peluang usaha.
Program yang berlangsung pada 7–8 Juli 2026 tersebut, tidak hanya memberikan pelatihan penyulingan minyak atsiri, tetapi juga mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal menjadi produk unggulan desa yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.
