Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Damkarmat Selamatkan Warga Tercebur Sumur di Bandar Lampung
Evakuasi korban tercebur sumur di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)
  • Seorang warga tercebur ke dalam sumur diselamatkan Tim Rescue Damkarmat Bandar Lampung
  • Korban diperkirakan terluka dengan kedalaman sumur 10-11 meter dan air setinggi 1 meter
  • Proses evakuasi berlangsung selama satu jam melibatkan lima personel Tim Rescue
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Seorang warga tercebur ke dalam sumur berhasil diselamatkan Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung, Senin (8/1/2025) pagi.

Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat Bandar Lampung, Krisna mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 08:30 WIB di Enggal, Kota Bandar Lampung.

"Kami menerima laporan dari warga setempat menyatakan adanya korban tercebur ke dalam sumur dan kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi," katanya.

1. Korban cedera

Kabid Penyelamatan Damkarmat Bandar Lampung, Krisna. (IDN Times/Muhaimin)

Krisna menyampaikan, kedalaman sumur tempat korban tercebur tersebut diperkirakan sedalam 10 hingga 11 meter dan air yang menggenang setinggi 1 meter.

“Begitu sampai di lokasi, kami langsung melakukan evakuasi. Korban diduga mengalami cedera, sehingga kami harus berhati-hati,” ujarnya.

2. Proses evakuasi berlangsung satu jam

Persiapan evakuasi korban tercebur sumur Damkarmat Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Krisna mengungkapkan, proses evakuasi berlangsung selama satu jam dan melibatkan lima personel dari Tim Rescue serta dua anggota tim Srikandi.

"Tim penyelamat harus ekstra hati-hati dalam menangani korban yang diduga terluka agar tidak memperburuk kondisi cedera dari korban," jelasnya.

3. Korban dibawa ke rumah sakit

Ilustrasi ambulance (freepik.com/rawpixel.com)

Setelah berhasil dievakuasi pada pukul 09:50 WIB, Krisna menjelaskan, korban segera dibawa ke Rumah Sakit A Dadi Tjokrodipo menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Korban memang cedera, tapi kami belum tahu pasti apakah itu patah tulang atau keseleo. Yang pasti, kami sangat berhati-hati dalam mengangkatnya,” jelasnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktifitas dan segera laporkan kepada Damkarmat jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Editorial Team

Related Article