Cekcok Petugas Dishub Lampura Vs Sopir Truk, Kadis Bantah Isu Pungli

- Video viral menunjukkan petugas Dishub Lampung Utara cekcok dengan sopir truk di Kotabumi, setelah sopir diduga melanggar lampu lalu lintas dan kernet merekam kejadian tersebut.
- Pihak Dishub telah memediasi kedua belah pihak pada malam hari yang sama, menghasilkan kesepakatan damai serta peringatan keras bagi pegawai bernama Kamil Tohari.
- Kepala Dishub Lampung Utara membantah isu pungutan liar, menegaskan benda yang dilempar dalam video adalah masker, bukan uang seperti narasi di media sosial.
Bandar Lampung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan seorang petugas Dishub terlibat cekcok dengan sopir truk di Jalan Lintas Tengah Sumatra, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Kepala Dishub Lampung Utara, Anom Sauni, membenarkan pria berseragam dalam video tersebut merupakan pegawai Dishub. Ia bernama Kamil Tohari, seorang aparatur sipil negara (ASN) berpangkat golongan II.
“Iya benar, namanya Kamil Tohari, pegawai kami golongan 2C,” ujarnya saat dimintai keterangan, Jumat (13/3/2026).
1. Dipicu sopir truk diduga melanggar lampu lalu lintas

Anom menjelaskan, insiden bermula saat petugas Dishub mengejar dua kendaraan yang diduga melanggar lampu lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Tengah Sumatra, Kotabumi, Selasa (10/3/2026) siang.
Menurutnya, sopir truk telah meminta maaf sehingga persoalan sempat dianggap selesai. Namun, situasi berubah ketika kernet truk merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel.
“Sopirnya sudah minta maaf, sebenarnya sudah tidak ada masalah. Tapi petugas kami marah karena kondekturnya memvideokan, jadi terpancing emosinya,” jelasnya.
2. Kedua pihak sudah dimediasi

Pihaknya telah mempertemukan petugas Dishub dengan sang sopir truk, pada Selasa (10/3/2026) malam. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.
“Sudah dimediasi dan saling minta maaf dengan sopirnya,” ujarnya.
Meski demikian, Dishub Lampung Utara tetap memberikan peringatan keras kepada sang pegawai negeri sipil tersebut. “Kami sudah panggil dan beri kesempatan terakhir. Kalau masih mengulangi hal serupa, akan kami serahkan ke APIP,” lanjut Anom.
3. Dishub bantah isu pungli

Anom turut membantah narasi beredar di media sosial (Medsos) yang menyebut adanya dugaan pungutan liar dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan benda yang terlihat dilempar dalam video itu bukan uang, melainkan masker.
“Bukan uang. Itu masker yang dia lempar karena emosi. Jadi bukan seperti yang dinarasikan di media sosial,” tegasnya.
Dalam rekaman diterima IDN Times, petugas Dishub itu tiba-tiba mengamuk hingga melontarkan ancaman kepada sopir dan kernet truk. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera, wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (10/3/2026).
Nampak sang sopir dan kernet berada di dalam truk, sementara pria berseragam Dishub berdiri di luar kendaraan sambil memarahi keduanya.
“Kenapa rekam video-video? Ini duit kalian. Saya baik sama kalian," ucap pria berseragam lengkap Dishub tersebut.

















